Agus Sugiharto Tekankan Pentingnya Literasi AI bagi Santri di Pesantren Al Muayyad Windan

Avatar photo

Minggu, 28 September 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Sugiharto Pembicara Utama dalam seminar AI di Pondok Pesantren. Dok Pribadi

Agus Sugiharto Pembicara Utama dalam seminar AI di Pondok Pesantren. Dok Pribadi

Metrosiar – Pondok Pesantren Al Muayyad Windan menggelar training motivasi santri dengan tema “Mengenal Diri, Menata Strategi, Melangkahkan Kaki” yang berlangsung di Perkemahan Al Amin, Karanganyar. Kegiatan ini diikuti para santri yang mayoritas merupakan mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi di kawasan Solo Raya. Semarang (28/09/2025)

 

Salah satu pembicara utama dalam acara tersebut adalah Agus Sugiharto, yang membawakan materi berjudul “AI dan Santri”. Dalam paparannya, Agus menjelaskan mengenai peran, manfaat, sekaligus tantangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi generasi muda, khususnya kalangan santri.

 

AI Sebagai Alat Bantu Pendidikan

Agus menekankan bahwa santri perlu berani berinovasi dan terbuka terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, AI adalah sebuah alat (tool) yang bisa mempermudah manusia dalam menyelesaikan tugas, terutama di bidang pendidikan.

Baca juga:  IPMA Gelar Buka Bersama Pengelola Gedung se-Jabodetabek, Soroti Efisiensi Energi hingga Inovasi Teknologi Gedung

 

“Santri harus mau berinovasi dan terus belajar teknologi. AI adalah tool yang bisa membantu mempermudah manusia dalam melaksanakan tugas-tugas pendidikan,” ujar Agus.

 

Namun, ia juga mengingatkan bahwa penggunaan AI harus tetap mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya. Karena itu, ia mengajak santri untuk mengedepankan prinsip “eling lan waspodho” (ingat dan waspada) agar tidak melupakan jati diri dan nilai-nilai keislaman ketika memanfaatkan teknologi.

Agus Sugiharto narasumber Seminar AI di Pondok Pesantren Foto Bersama. Dok Pribadi.
Agus Sugiharto narasumber Seminar AI di Pondok Pesantren Foto Bersama. Dok Pribadi.

Literasi Digital dan Aturan Pemanfaatan AI

Selain inovasi, Agus juga menyoroti pentingnya literasi digital. Dengan literasi yang baik, santri tidak akan mudah kaget menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat dan masif. Ia juga menekankan perlunya kolaborasi antar pihak serta pengenalan aturan penggunaan AI agar santri dapat memahami etika dan batasan dalam berteknologi.

 

Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta bernama Alwi bertanya mengenai cara bijak memanfaatkan AI di dunia pendidikan. Menjawab hal ini, Agus menekankan bahwa pemahaman dasar tentang jenis-jenis AI serta kemampuan menyaring arus informasi sangat penting agar pemanfaatannya tetap tepat sasaran dan tidak menimbulkan ketergantungan berlebihan.

Baca juga:  Anis Matta Bongkar Arah Politik Gelora: Siapkan Pengusaha Baru Menuju Indonesia Makmur

 

Santri dan Tantangan Zaman Digital

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi santri Pondok Pesantren Al Muayyad Windan untuk membuka wawasan tentang peran mereka di era digital. Santri diharapkan tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk AI, untuk berkontribusi lebih luas di masyarakat.

 

Dengan adanya pembekalan seperti ini, santri didorong agar menjadi generasi melek teknologi yang tetap berpegang pada nilai-nilai spiritual, sehingga mampu menyeimbangkan antara kemajuan zaman dan akar tradisi pesantren.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah
Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”
Langkah Nyata Ray Bena Mencetak Generasi Unggul: 4.500 Siswa Terima Seragam Gratis, Kontingen Jambore Emban Misi Daerah
Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah

Senin, 27 Juli 2026 - 20:10 WIB

Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”

Berita Terbaru