Usai Dikecam, DPRD Tangerang Akhirnya Batalkan Kenaikan Tunjangan Perumahan

Avatar photo

Rabu, 3 September 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Polemik Tunjangan Perumahan DPRD Tangerang Berakhir, Kenaikan Dibatalkan Usai Dikritik Publik. (Canva)

Foto Ilustrasi - Polemik Tunjangan Perumahan DPRD Tangerang Berakhir, Kenaikan Dibatalkan Usai Dikritik Publik. (Canva)

Metrosiar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang secara resmi membatalkan kenaikan tunjangan perumahan yang sebelumnya diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 1 Tahun 2025.

Keputusan ini diambil setelah kebijakan tersebut menuai kritik tajam dari masyarakat dan mahasiswa.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, menyatakan seluruh fraksi dan pemerintah daerah telah sepakat untuk mencabut aturan yang menimbulkan polemik ini.

“Kami setuju membatalkan Perbup Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur kenaikan tunjangan perumahan. Ke depan, tunjangan kembali mengikuti Perbup Nomor 94 Tahun 2023,” kata Amud, seperti dikutip dari Antara, Rabu (3/9/25).

Besaran Tunjangan yang Dibekukan

Berdasarkan Perbup 1/2025, tunjangan perumahan untuk anggota dewan rencananya akan naik signifikan:

  • Ketua DPRD: Rp 43,5 juta
  • Wakil Ketua: Rp 39,4 juta
  • Anggota DPRD: Rp 35,4 juta
Baca juga:  Terkait Kasus Ridwan Kamil, Bahlil sebut Serahkan kepada Aparat Penegak Hukum

Dengan pembatalan ini, besaran tunjangan akan kembali ke angka sebelumnya sesuai Perbup 94/2023:

  • Ketua DPRD: Rp 35 juta
  • Wakil Ketua: Rp 34 juta
  • Anggota DPRD: Rp 32 juta

Amud memastikan tidak akan ada lagi aturan baru yang dibuat untuk menaikkan tunjangan.

“Mulai 4 September, kami kembali ke Perbup 2023. Tidak ada kenaikan,” tegasnya.

Mahasiswa Nilai DPRD Sempat Berbohong

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kholid Ismail sempat mengeklaim tidak ada kenaikan gaji atau tunjangan untuk tahun anggaran 2025.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Perbup 1/2025 yang justru menunjukkan adanya kenaikan signifikan.

Baca juga:  Reshuffle Kabinet Merah Putih 2025: Gerindra Dominan, Ini Daftar Lengkap Menteri Baru

Ketua GMNI Kabupaten Tangerang, Endang, mengecam pernyataan tersebut sebagai upaya menyesatkan publik.

“Pernyataan bahwa tidak ada kenaikan tunjangan itu bohong. Faktanya, di Perbup 1/2025 jelas tercatat kenaikan tunjangan hingga Rp 43,5 juta,” ungkapnya.

Endang juga menyoroti pola kenaikan tunjangan yang terjadi setiap tahun. Pada tahun 2022, misalnya, tunjangan ketua DPRD hanya Rp 33 juta.

DPRD Sampaikan Permintaan Maaf

Menanggapi gelombang kritik, Ketua DPRD Muhamad Amud menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Ia mengakui bahwa polemik mengenai tunjangan ini telah menimbulkan keresahan.

Selain membatalkan kenaikan tunjangan, DPRD juga berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa terkait transparansi pengelolaan tunjangan dewan.*

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
MK Bicara Ijazah Gibran, Jawabannya Bikin Polemik Makin Panas
Fahri Hamzah Tantang DPR: Ambang Batas Parlemen 0% atau 20%, Berani?
Anis Matta Bongkar Strategi Gelora Menuju 2029
Berita ini 63 kali dibaca
DPRD Kabupaten Tangerang membatalkan kenaikan tunjangan perumahan setelah gelombang protes. Tunjangan kini kembali ke aturan lama. Usai menuai kritik publik dan aksi mahasiswa, DPRD Kabupaten Tangerang akhirnya membatalkan rencana kenaikan tunjangan perumahan. Keputusan ini mengembalikan besaran tunjangan ke angka semula. Ketua DPRD minta maaf. DPRD Kabupaten Tangerang resmi membatalkan kenaikan tunjangan perumahan yang diatur dalam Perbup 1/2025 setelah mendapat penolakan keras dari masyarakat dan mahasiswa. Tunjangan kembali ke Perbup 94/2023. Ketua DPRD Muhamad Amud menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang terjadi.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB