Metrosiar – Buku berjudul “Politisi Muslim untuk Semua” karya Islahuddin Panggabean resmi diluncurkan pada Sabtu (25/10/2025) di Ruang Rapat 3, Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis. Kegiatan yang dikemas dalam acara Launching Buku dan Diskusi ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari kalangan pemerintahan, akademisi, hingga masyarakat sipil.
Islahuddin Panggabean, penulis buku tersebut, menjelaskan bahwa karya ini merupakan kumpulan artikel yang pernah dimuat di berbagai media massa di Sumatera Utara. Tulisan-tulisan itu berfokus pada isu politik dan sosial yang dikaitkan dengan nilai-nilai keislaman dalam praktik demokrasi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menilai buku ini mampu menjembatani idealisme dan realitas politik di tanah air. Menurutnya, karya tersebut menunjukkan bagaimana nilai-nilai Islam dapat berkontribusi secara substantif dalam kehidupan politik, tanpa terjebak pada simbolisme atau eksklusivitas identitas.
“Buku ini membuka ruang diskusi tentang bagaimana Islam dapat hadir dalam politik dengan membawa nilai dan moral, bukan sekadar simbol. Membangun bangsa tidak cukup dengan instrumen teknokratis, tetapi juga memerlukan visi dan komitmen moral,” ujar Zakiyuddin.
Ia juga merekomendasikan buku ini kepada para politisi muda, birokrat, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat umum yang ingin memahami wajah politik Islam secara lebih inklusif.
Sementara itu, Ismail Harun Sanjaya, tokoh masyarakat sekaligus Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Medan, menyampaikan apresiasinya terhadap karya Islahuddin.
“Buku ini sangat bagus. Ia menunjukkan bahwa Islam dapat hidup berdampingan dengan demokrasi dan menjadi napas nasionalisme Indonesia,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap literasi, buku Politisi Muslim untuk Semua juga diserahkan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan untuk memperkaya koleksi bacaan publik.
Perwakilan Dinas, Ediawati, SE, MM, menyampaikan terima kasih dan mengajak masyarakat agar lebih giat membaca.
“Kita perlu membudayakan literasi. Penulis Medan diharapkan ikut menyumbangkan karyanya agar dapat dinikmati masyarakat melalui Perpustakaan Kota,” ujarnya.
Dukungan serupa datang dari Asih Tria Wulandari dari Penerbit Pro Kreatif, yang memuji konsistensi Islahuddin dalam berkarya.
“Ini adalah buku ketiga yang diterbitkan oleh penerbit kami. Meski judulnya berat, isinya ditulis dengan bahasa ringan dan mudah dipahami,” kata Asih.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para narasumber, antara lain Buya Rafdinal (Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan), Ngatirin (Pimpinan Harian Mimbar Umum), dan Dr. Nada Sukri Pane (penulis asal Sumatera Utara).

Diskusi tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa politisi muslim diharapkan dapat menampilkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin—yakni membawa kebaikan bagi seluruh umat, bukan hanya untuk kelompok tertentu.
Peluncuran buku ini juga mendapat ucapan selamat dari sejumlah tokoh, antara lain Afif Abdillah (Ketua DPD Partai NasDem Medan), H. Iswanda Ramli, SE (Ketua Partai Demokrat Medan), HM Nezar Djoeli, ST (Ketua DPW PSI Sumut), H. Palacheta Subianto (Anggota DPRD Sumut Fraksi Golkar), Eka Putra Zakran, SH, MH (Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan), Muhri Fauzi Hafiz, MA (Wakil Sekretaris PP Sumut), dan Jatmiko, S.Pd. (Ketua Karang Taruna Tebing Tinggi).
Peluncuran Politisi Muslim untuk Semua menjadi momentum penting dalam memperkuat literasi politik bernuansa keislaman yang terbuka dan inklusif di tengah masyarakat Medan.









