METROSIAR – PSIS Semarang unggul lebih dulu atas PSM Makassar melalui gol Joao Ferarri pada menit ke-37. Gol ini sempat ditinjau melalui VAR, tetapi wasit mengesahkannya, membuat PSIS Semarang memimpin 1-0.
Penalti Yuran Fernandes Samakan Kedudukan
Keunggulan PSIS Semarang tidak bertahan lama. Menjelang akhir babak pertama, PSM Makassar mendapat hadiah penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Yuran Fernandes. Gol tersebut membuat skor imbang 1-1 hingga turun minum.
Jalannya Laga PSIS Semarang vs PSM Makassar
Awal Pertandingan
Laga baru berjalan kurang dari satu menit, PSM Makassar langsung menekan pertahanan PSIS Semarang. Pada menit ke-3, PSM Makassar mendapatkan peluang emas dari luar kotak penalti, tetapi tendangan pemain mereka melebar.
Dua Gol Yuran Fernandes Dianulir
Yuran Fernandes sempat mencetak gol pada menit ke-10, tetapi dianulir setelah VAR menunjukkan adanya pelanggaran sebelum bola masuk ke gawang. Pada menit ke-20, ia kembali menjebol gawang PSIS Semarang melalui sundulan, tetapi gol itu tidak disahkan karena offside.
Insiden Robeknya Jersey Yuran Fernandes
Pada menit ke-26, laga sempat terhenti karena jersey Yuran Fernandes robek akibat duel dengan pemain PSIS Semarang. Ia harus keluar lapangan sementara untuk mengganti jersey sebelum melanjutkan permainan.
Susunan Pemain PSIS Semarang vs PSM Makassar
PSIS Semarang
Pelatih: Gilbert Agius
Starter: Syahrul Trisna, Lucas Barreto, Joao Ferarri, Ruxi, Riyan Ardiansyah, Alfeandra Dewangga (C), Boubakarry Diarra, Haykal Alhafiz, Ridho Syuhada, Evandro Brandao, Gali Freitas
Cadangan: Rizky Darmawan, Sandy Ferizal, Syiha Buddin, Rahmat Syawal, Delfin Rumbino, Tri Setiawan, Azyah Madilesa, Septian David Maulana, Zico Febrianatta, Gustavo Souza, Wildan Ramdhani, Abdallah Sudi
PSM Makassar
Pelatih: Bernardo Tavares
Starter: Reza Arya, Rizky Eka, Daffa Salman, Syahrul Lasinari, Victor Luiz, Yuran Fernandes (C), Ananda Raehan, Daisuke Sakai, Latyr Fall, Nermin Haljeta, Victor Dethan
Cadangan: Rasyid Bakri, Muh. Ardiansyah, Muhammad Arham Darmawan, Ricky Pratama, Karel Ridzald, Dimas Sukarno, Matheus da Silva, Rizal, Hilman Syah, Abdul Rahman.***







