Rapat Persiapan HUT RI Ke-80 Sepi Kehadiran, Katar, KNPI, KOK/KONI, dan Mayoritas Kades Kecamatan Kemiri Dinilai Abai!

Senin, 7 Juli 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah unsur Forkopimcam Kemiri, perwakilan TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan sebagian kepala desa menghadiri rapat persiapan HUT RI ke-80 tingkat Kecamatan Kemiri di aula kantor kecamatan. (Dok. MCCK)

Foto: Sejumlah unsur Forkopimcam Kemiri, perwakilan TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan sebagian kepala desa menghadiri rapat persiapan HUT RI ke-80 tingkat Kecamatan Kemiri di aula kantor kecamatan. (Dok. MCCK)

Metrosiar – Persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 di Kecamatan Kemiri diwarnai kekecewaan.

Rapat koordinasi yang digelar di kantor kecamatan setempat, Senin (07 Juli 2025), justru dihadiri sangat minim oleh pihak-pihak yang seharusnya jadi motor penggerak kegiatan.

Ironisnya, dari jajaran kepala desa se-Kecamatan Kemiri, hanya Kepala Desa Klebet yang hadir dalam rapat tersebut. Mayoritas kepala desa lainnya absen tanpa kejelasan.

Tidak hanya itu, organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna (Katar) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Kemiri juga tidak menampakkan batang hidungnya. Bahkan, unsur olahraga seperti KOK atau KONI Kecamatan Kemiri juga sama sekali tidak hadir.

Baca juga:  Istana Minta Demo 25 Agustus Tidak Berujung Perusakan

Ketidakhadiran mereka memicu reaksi keras dari sejumlah pihak yang menilai semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tingkat kecamatan makin merosot.

“Bagaimana mau menggerakkan masyarakat kalau kepala desanya saja tidak hadir? Organisasi pemuda juga absen. Ini contoh buruk. Harusnya jadi garda depan untuk memeriahkan HUT RI,” ungkap salah satu peserta rapat dengan nada geram.

Rapat yang sejatinya menjadi momen penting untuk membahas rangkaian acara, pembagian peran, dan penguatan sinergi lintas sektor tersebut malah tampak sepi. Padahal, HUT RI adalah perayaan kebangsaan yang memerlukan kebersamaan semua unsur.

Baca juga:  PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025

Sejumlah warga yang mengetahui kabar rapat sepi itu juga tak bisa menyembunyikan kekecewaan.

“HUT RI itu milik rakyat. Malu kalau acaranya nanti asal-asalan gara-gara pejabat dan pemuda kita tidak mau repot duduk rapat,” sindir seorang warga.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari para kepala desa yang absen maupun dari pengurus Katar, KNPI, dan KOK/KONI Kecamatan Kemiri.

Masyarakat pun menunggu langkah nyata agar rencana perayaan HUT RI ke-80 di Kecamatan Kemiri tidak hanya jadi formalitas belaka.

Editor : Ahmad

Sumber Berita: metrosiar.com

Berita Terkait

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd
Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha
Home Prospek Nine Stars Buka Peluang Sehat dan Cuan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Rabu, 22 April 2026 - 13:31 WIB

Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya

Selasa, 21 April 2026 - 15:58 WIB

Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB

“Jusuf Hamka (kanan) berbincang dengan Hary Tanoesoedibjo (kiri) dalam suasana persidangan, terkait putusan gugatan perdata yang berujung kewajiban ganti rugi sebesar Rp 531 miliar.”

Hukum

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:50 WIB