Metrosiar – Nasional. Kesepakatan MOU untuk program pembangunan satu juta rumah dari Kerajaan Qatar untuk Indonesia. Pembangunan satu juta rumah telah di tandatangin antara pihak Qatar dan Indonesia yaitu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Bapak Maruarar Sirait dengan pihak investor Syeikh Abdul Aziz Althani.
Prabowo Subianto memiliki program 3 juta rumah, hal ini menjadi sinyal positif untuk kemajuan Indonesia. Lokasi pembangunan masih disiapkan oleh pemerintah Indonesia. Konsep pembangunan satu juta rumah ini berbentuk Vertical Housing Rumah susun.

Hal ini disampaikan oleh Pak Fahri Hamzah dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan “Ini pembangunan rumah susun dulu, vertikal housing. Prabowo meminta untuk rumah ukuran bertipe 36”. Ujar beliau.
Fahri mengatakan bahwa pembangunan rumah ini difokuskan wilayah perkotaan dan target sebanyak 98 Kota diseluruh Indonesia. Fahri berkata “Orientasi pertama sehingga 98 kota di Indonesia sekaligus kita bersihkan. Pelan-pelan pinggir sungai pinggir kali yang kumuh-kumuh kita bereskan pelan-pelan”.
Penandatanganan Mou atau nota kesepahaman ini disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan ini dilaksanakan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu 8 Januari 2025.
Fahri Hamzah Wakil Ketua Umum Partai Gelora mengungkapkan, setelah ini akan ada investor asing lain yang akan mendukung program 3 juta rumah.
Hashim Djojohadikusumo selaku Ketua Satgaa Perumahan mengatakan negara yang siap menjadi investor yaitu :
- Qatar siap membiayai 6 juta perumahan.
- Uni Emirat Arab membiaya 1 juta unit rumah.
Hashim dengan yakin target 15 juta unit rumah dalam 5 tahun akan terpenuhi di kepemimpinan pak Prabowo Subianto. Pemerintah pusat dan Pemerintah DKI Jakarta juga mengupayakan penyediaan hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Saya dengar sendiri dari Pak Presiden Prabowo bahwa Pemerintah Qatar bersedia untuk membiayai 5 juta unit perumahan. Juga ada dermawan dari Qatar secara pribadi akan bantu 1 juta unit perumahan. Saya juga berkunjung, ke Abu Dhabi dan Pemerintah Abu Dhabi menyatakan akan bantu 1 juta unit perumahan. Jadi dua negara ini bersedia untuk membiayai 7 juta unit perumahan,” ungkap Hashim dalam keterangannya, dikutip Jumat (27/12/2024).
Sumber Berita: Detik.com









