Ngada.Metrosiar- Ditengah duka mendalam yang menyelimuti keluarga korban YBR, Bocah 10 tahun yang meninggal bunuh diri di Ngada, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Ngada hadir membawa empati dan dukungan nyata.
Kehadiran tersebut menjadi penguat bagi keluarga yang masih bergulat dengan kesedihan sekaligus beban sosial dan ekonomi pasca tragedi.
DPC PDI Perjuangan Ngada menyerahkan bantuan uang tunai yang diserahkan langsung oleh Sekretaris DPC PDIP Ngada, Stanislaus Soli Kesu didampingi Ketua DPC, Wilfridus Muga dan semua jajaran Pengurus DPC PDIP Ngada kepada keluarga korban, Kamis (05/2/26).
Selain menyerahkan bantuan uang tunai, DPC PDIP Ngada juga melaksanakan doa bersama di rumah kelurga korban dan dilanjutkan dengan dialog bersama keluraga korban.
Tak hanya sampai disitu, untuk membantu meringankan beban keluarga korban, DPC PDI Perjuangan Ngada menawarkan pemberian beasiswa penuh kepada dua (2) hingga ke jenjang Perguruan Tinggi.
Dalam sapaannya, Wilfridus Muga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Kami dari keluarga besar DPC PDIP Ngada menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya anak YBR. Atas situasi ini, kami datang selain memberikan sumbangan finansial,, juga kami mau supaya kedua saudara korban ini bersedia untuk melanjutkan pendidikan. Untuk itu kami DPC PDIP Ngada bersedia menawarkan bantuan beasiswa penuh, terhitung dari pendidikan SMP hingga perguruan tinggi,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Ngada ini.
Namun, tawaran beasiswa pendidikan ini masih sebatas dialog sembari masih menuggu persetujuan dari kelurga korban.*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar









