Belajar dari Presiden Turki Erdogan yang Baru Saja Berkunjung ke Indonesia, Pernah Jadi Wali Kota dan Dikenal Tegas Cegah Korupsi

Avatar photo

Minggu, 23 Februari 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) saat lawatannya ke Indonesia beberapa waktu lalu. (Instagram.com/@prabowo)

Potret Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) saat lawatannya ke Indonesia beberapa waktu lalu. (Instagram.com/@prabowo)

Metrosiar – Kunjungan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia menjadi topik pembicaraan hangat masyarakat di berbagai lini media massa mainstream maupun media sosial.

Diketahui Presiden RI Prabowo Subianto menyambut langsung Erdogan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa, 11 Februari 2025 lalu.

Setibanya di bawah tangga pesawat, Prabowo menyambut Erdogan dengan jabat tangan erat, meski hujan rintik mengguyur Jakarta.

Kunjungan itu menandai dimulainya rangkaian lawatan kenegaraan Presiden Erdogan ke Indonesia, yang juga termasuk kunjungan ke dua negara lainnya di kawasan Asia.

Pertemuan Bilateral Prabowo dan Erdogan di Istana Bogor

Prabowo dan Erdogan telah melakukan pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, pada 12 Februari 2025.

Pembicaraan kedua pemimpin tersebut difokuskan pada kerja sama strategis yang dapat menguntungkan hubungan Indonesia dan Turki.

Saat kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Bogor mengimbau warga untuk menghindari beberapa ruas jalan, seperti Jl. Ir. H Juanda, Jl. Jalak Harupat, dan Jl. Raya Pajajaran, pada 12 Februari antara pukul 10.00 WIB hingga 13.30 WIB.

Baca juga:  Prabowo Tekankan Danantara Harus Dapat Diaudit oleh Siapa Saja Setiap Saat

Erdogan: Pemimpin Turki dengan Karier Politik Mentereng

Kehidupan Awal dan Langkah Politik Erdogan

Recep Tayyip Erdogan, yang lahir pada 26 Februari 1954 di Istanbul, memulai karier politiknya dengan bergabung di Partai Kesejahteraan (Refah Partisi) pada tahun 1983.

Latar pendidikan Erdogan adalah lulusan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Bisnis Universitas Marmara pada tahun 1981. Ketertarikannya terhadap dunia politik tumbuh sejak muda, di mana ia aktif dalam kehidupan sosial-politik Turki.

Erdogan Sebagai Wali Kota Istanbul

Erdogan pernah menjabat sebagai Wali Kota Istanbul pada 1994, di mana ia dikenal berhasil mengatasi berbagai masalah kota besar ini, termasuk isu sampah dan air.

Baca juga:  Transparansi dan Penuh Kehati-hatian dalam Pengelolaan Danantara, Ini Pesan Tegas Prabowo

Berbagai proyek infrastruktur, seperti pembangunan jembatan dan jalan, juga sukses dilaksanakan. Selain itu, ia memprioritaskan peningkatan partisipasi perempuan dan kaum muda dalam politik.

Tegas dalam Mencegah Korupsi

Erdogan terkenal dengan kebijakan tegasnya dalam pencegahan korupsi, termasuk saat ia menjabat Wali Kota Istanbul.

Di bawah kepemimpinannya, kota ini mampu melunasi utang sebesar 2 miliar dolar, yang sebelumnya menjadi beban besar.

Kepemimpinan Erdogan pun menjadi contoh bagi kota lainnya di Turki dalam hal anti-korupsi.

Perjalanan Politik Menuju Presiden Turki

Pada 2014, Erdogan terpilih sebagai Presiden Turki untuk pertama kalinya melalui pemilihan langsung. Setelah amandemen konstitusi yang memungkinkan Presiden menjadi anggota partai, Erdogan terpilih kembali pada 2017 dan 2018.

Pada tahun 2023, Erdogan berhasil terpilih kembali sebagai Presiden dengan perolehan suara 52,18 persen, mempertahankan popularitasnya di kalangan masyarakat Turki.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Sekretariat Presiden, TCCB

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!
Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo
Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik
Mendorong Pilkada Asimetris 2029
Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.
Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:40 WIB

Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo

Senin, 20 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:25 WIB

Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:29 WIB

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik

Berita Terbaru

Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Politik & Pemerintahan

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:41 WIB

Penyerahan SK oleh Rudi Ongky G selaku Ketua Markas Daerah Provinsi Banten kepada Panji Kuswanto selaku Ketua Markas Cabang Kabupaten Lebak yang baru

Sosial Kemasyarakatan

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:47 WIB