Polisi Diserang Saat Tangkap Ketua Ormas di Depok, Mobil Dirusak dan Dibakar Massa

Avatar photo

Jumat, 18 April 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan mobil polisi yang dibakar massa saat melakukan penangkapan seorang pria ketua Ormas yang diduga melakukan penganiayaan dan kepemilikan senjata apai (Dok. Damkar Depok)

Penampakan mobil polisi yang dibakar massa saat melakukan penangkapan seorang pria ketua Ormas yang diduga melakukan penganiayaan dan kepemilikan senjata apai (Dok. Damkar Depok)

Metrosiar – Penangkapan ketua organisasi masyarakat (ormas) berinisial TS di Kampung Baru, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (18/4/2025) dini hari, berujung ricuh. Polisi diserang massa saat hendak membawa tersangka ke markas Polres.

TS diketahui sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata api.

“Jadi kegiatan yang kami lakukan adalah melaksanakan perintah membawa tersangka dan saksi terhadap seseorang yang pada waktu itu diketahui berada di Kampung Baru,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Bambang Prakoso.

Menurut Bambang, 14 personel dikerahkan ke lokasi menggunakan empat mobil sekitar pukul 01.30 WIB setelah TS dua kali mangkir dari panggilan polisi. Petugas langsung menunjukkan surat perintah penangkapan saat bertemu TS.

Baca juga:  ‎Polsek Kresek Bersama Koramil 07 dan Satpol PP Gelar Operasi Premanisme dan Tertibkan Atribut Ormas

Namun, tersangka justru melawan hingga menimbulkan kegaduhan.

“Terjadi pergumulan yang cukup sengit dan ada suara ribut yang cukup besar dan peristiwa itu segera diketahui oleh lingkungan sekitarnya,” kata Bambang.

Keributan memicu reaksi warga sekitar yang kemudian berkumpul dan menyerang aparat.

“Lingkungan sekitar yang mengetahui melakukan penyerangan terhadap personel kami,” jelasnya.

TS berhasil diamankan ke dalam salah satu mobil polisi. Namun saat hendak menuju markas, rombongan dikejar warga hingga ke portal pintu keluar Kampung Baru. Kendaraan yang membawa tersangka berhasil tiba di kantor polisi sekitar pukul 02.00 WIB.

Sementara itu, tiga kendaraan lainnya dikejar dan diserang.

“Ada yang dengan sepeda motor, hingga akhirnya mencapai pintu Kampung Baru yang ada portalnya,” ungkap Bambang.

Baca juga:  PLN Indonesia Power UBP Lontar Turut Hadir Dalam Agenda Sarasehan Nasional Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten

Mobil polisi dirusak dengan balok kayu, satu dibakar, dan satu lagi dibalik di jalan.

Meski demikian, tidak ada korban luka di pihak kepolisian.

“Kalau dari personel kami luka terbuka enggak ada. Alhamdulillah, antara enggak ada atau belum pada merasakan sakit gitu, masih berusaha mengatasi situasi,” ujar Bambang.

TS diketahui merupakan ketua ormas setempat. Bambang menduga serangan warga terkait erat dengan peran TS di masyarakat.

“Ketua Ormas daerah situ ya, juga mungkin dia tuh seperti apa ya, kalau di antropologi kayak patron client gitu ya, hubungannya dengan warga sekitar,” tuturnya.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!
3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Berita ini 20 kali dibaca
Polisi diserang massa saat menangkap ketua ormas berinisial TS di Cimanggis, Depok, terkait kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata api. Penangkapan berlangsung ricuh, tiga mobil polisi dirusak dan satu dibakar. Tersangka berhasil diamankan meski sempat terjadi kejar-kejaran dan perlawanan dari warga.

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Jumat, 25 September 2026 - 12:07 WIB

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis

Kamis, 24 September 2026 - 20:45 WIB

Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik

Kamis, 24 September 2026 - 13:45 WIB

Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas

Berita Terbaru

Internasional

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Senin, 28 Sep 2026 - 09:59 WIB

Bisnis & Investasi

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 Sep 2026 - 09:29 WIB

Perdagangan Karbon: Peluang Ekonomi Hijau Capai Rp3.000 Triliun di Indonesia (Ilustrasi/Unsplash)

Bisnis & Investasi

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Senin, 28 Sep 2026 - 08:29 WIB