Musyawarah Desa Kemiri Kecamatan Kemiri: Wujudkan Koperasi Merah Putih Sebagai Pilar Ekonomi Warga

Jumat, 16 Mei 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di Balai Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, yang membahas pembentukan Koperasi Merah Putih. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, dan warga, sebagai langkah awal memperkuat ekonomi desa melalui koperasi berbasis gotong royong. (Dok. Ahmad/Metrosiar)

Suasana Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di Balai Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, yang membahas pembentukan Koperasi Merah Putih. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, dan warga, sebagai langkah awal memperkuat ekonomi desa melalui koperasi berbasis gotong royong. (Dok. Ahmad/Metrosiar)

Metrosiar – Pemerintah Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, menggelar Musyawarah Desa Khusus dengan agenda pembentukan Koperasi Merah Putih. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 9 Mei 2025, di Aula Balai Desa Kemiri ini dihadiri oleh unsur perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga yang memiliki semangat tinggi dalam membangun perekonomian desa.

‎Tujuan Musyawarah Desa Kemiri

Musyawarah ini difokuskan untuk membentuk Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong royong, transparansi, dan kemandirian.

Pembentukan koperasi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sektor ekonomi lokal, terutama di bidang pertanian, perdagangan, serta usaha mikro dan kecil.

Baca juga:  ‎HNSI Kabupaten Tangerang Peringati HUT ke-52 di Ketapang Mauk
Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, menggelar musyawarah desa khusus guna membentuk Koperasi Merah Putih. Musyawarah yang digelar di Balai Desa Kemiri ini dihadiri oleh perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga.
Potret Camat Kemiri dan Para peserta Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di Balai Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, tampak antusias mengikuti pembahasan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat perekonomian desa melalui usaha bersama dan gotong royong. (Dok. Ahmad/Metrosiar)

‎Kepala Desa Kemiri, Suhud dalam sambutannya menegaskan pentingnya koperasi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat.

“Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi fondasi ekonomi yang mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan warga Desa Kemiri,” ujar Kades Kemiri Suhud.

‎Hasil Musyawarah: Pembentukan Koperasi Merah Putih

Beberapa keputusan penting berhasil diambil dalam musyawarah ini, antara lain:
‎Nama koperasi disepakati menjadi Koperasi Merah Putih Desa Kemiri.

Struktur pengurus sementara dibentuk dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Fokus usaha awal meliputi simpan pinjam, pengembangan produk pertanian lokal, serta pengadaan sembako untuk anggota.

Proses lanjutan berupa penyusunan AD/ART koperasi dan legalisasi formal di Dinas Koperasi segera diproses.

Baca juga:  Kapolda Banten Cek Dermaga II BBJ, Siap Urai Kepadatan Mudik Lebaran 2026

Antusiasme dan Harapan Masyarakat

‎Masyarakat Desa Kemiri menyambut positif pembentukan koperasi ini. Mereka berharap koperasi dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses permodalan yang lebih mudah, serta memperluas pasar bagi hasil bumi dan produk lokal.

‎“Kami optimis, melalui koperasi, perekonomian desa akan semakin bergairah dan warga lebih mandiri secara finansial,” ungkap salah satu warga yang hadir dalam musyawarah.

Musyawarah Desa Kemiri Kecamatan Kemiri tentang pembentukan Koperasi Merah Putih menjadi momentum penting untuk menggerakkan ekonomi berbasis masyarakat.

Koperasi ini diharapkan menjadi pilar ekonomi yang kuat, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Desa Kemiri.(*)

Sumber Berita: metrosiar.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB