Karawang Tenggelam: Viral Penampakan Rumah Panggung KDM yang Tak Berdaya Dikepung Banjir 3 Meter

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan mengerikan banjir Karawang: Rumah panggung KDM hingga sekolah tenggelam sisa atap saja! Ketinggian air capai 3 meter, warga kini didesak relokasi. (Kolase: Istimewa)

Penampakan mengerikan banjir Karawang: Rumah panggung KDM hingga sekolah tenggelam sisa atap saja! Ketinggian air capai 3 meter, warga kini didesak relokasi. (Kolase: Istimewa)

Karawang, Metrosiar – Media sosial tengah diramaikan oleh pemberitaan mengenai banjir besar yang menerjang kawasan Desa Karangligar, Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat.

Bencana yang terjadi pada Senin (19/1/26) ini menjadi sorotan netizen setelah dokumentasi kondisinya tersebar luas.

Melalui unggahan akun Instagram @karawanginfo_official, terlihat pemandangan memprihatinkan di mana air merendam rumah warga hingga menyentuh bagian atap. Bahkan, rumah panggung yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), tidak luput dari terjangan air.

“Kondisi terkini rumah panggung KDM di Kampung Kampek, Desa Karangligar, Telukjambe Barat Karawang,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Laporan menyebutkan bahwa ketinggian air di wilayah tersebut sangat ekstrem, yakni melebihi 3 meter. Kondisi ini membuat struktur bangunan yang tinggi sekalipun tetap terdampak.

Baca juga:  Jadwal Libur Lebaran 2025, Bank Indonesia, Mandiri, BSI, dan Prediksi Operasional BCA

“Karena banjirnya lumayan tinggi mencapai lebih 3 meter sehingga lantai atasnya ikut kebanjiran juga,” jelas postingan tersebut. Lebih lanjut, akun itu menambahkan, “Sedangkan rumah warga di sekitarnya banjir sampai ke atap rumah.”

Fasilitas Pendidikan Lumpuh Total

Selain rumah tinggal, fasilitas umum seperti sekolah juga mengalami kerusakan parah. SMPN 1 Telukjambe Barat dilaporkan terendam hingga hampir seluruh bagian bangunannya tertutup air, menyisakan bagian atap saja.

Seorang warga dalam video yang diunggah ulang menyatakan, “Masjid dan ruangan guru terendam, hanya tersisa atapnya saja yang terlihat.” Untuk menggambarkan betapa dalamnya banjir tersebut, ia menunjuk tiang net di area sekolah.

Baca juga:  Kapolri Listyo Sigit Jenguk Korban Ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih

“Itu juga ada tiang net lapangan voli, hanya tersisa segitu, tinggal bayangkan saja kedalamannya,” ujarnya.

Desakan Relokasi dari Warganet

Melihat situasi yang terus berulang dan membahayakan keselamatan, banyak netizen menyarankan agar pemerintah dan warga segera melakukan relokasi dari area rawan tersebut.

Akun @yuliariana berkomentar, “Ini memang harus relokasi, semoga ada jalan ke luar dapat rumah di tempat yang tidak banjir.”

Senada dengan hal itu, akun @kuzznad berpendapat, “Harus relokasi, hal itu karena lokasi dan permukaan tanahnya terlalu bawah.”*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd
Karangligar Karawang darurat banjir! Air setinggi 3 meter rendam SMPN 1 hingga rumah warga. Netizen: Lokasi sudah tidak aman, pemerintah harus segera relokasi.

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB