Kades Kemiri Tanggapi Isu Negatif: Pintu Kantor Desa Terbuka untuk Semua

Avatar photo

Selasa, 6 Mei 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kegiatan Tujuh kepala desa lainnya di PLTU Tiga Lontar, pada tanggal 5 Mei 2025. (Dok. Masruri. SE)

Foto Kegiatan Tujuh kepala desa lainnya di PLTU Tiga Lontar, pada tanggal 5 Mei 2025. (Dok. Masruri. SE)

Metrosiar – Menanggapi isu yang menyebut dirinya sulit ditemui dan enggan memberikan konfirmasi kepada warga maupun media, Kepala Desa Kemiri, Suhud, memberikan klarifikasi tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan menyesatkan.

Dalam pernyataannya pada Selasa (6/5), Suhud menjelaskan bahwa keterbatasan waktu untuk bertemu langsung dengan masyarakat bukan karena menghindar, melainkan karena padatnya agenda kerja yang juga berlangsung di luar kantor desa.

“Saya tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Jika sesekali saya tidak berada di kantor, itu karena menghadiri kegiatan resmi, termasuk rapat penting di luar desa,” ujarnya.

Baca juga:  Rekayasa Lalu Lintas di Puncak: One Way ke Jakarta Diberlakukan, Akses ke Puncak Ditutup

Staf Desa Kemiri, Masruri, S.E., turut memberikan penjelasan tambahan terkait ketidakhadiran Suhud di kantor pada waktu yang dipersoalkan.

“Perlu kami luruskan, kemarin itu Pak Lurah tidak di lokasi karena ada kegiatan rapat bersama tujuh kepala desa lainnya di PLTU Tiga Lontar, yang juga dihadiri langsung oleh Pak Camat,” jelas Masruri.

Ia juga menegaskan bahwa anggapan Kepala Desa hanya melayani masyarakat pada jam kantor tidak sepenuhnya tepat.

Baca juga:  Beri Kepastian Hukum Atas Tanah Ulayat, Kementerian ATR/BPN Serahkan SK HPL untuk Suku Beo Were

“Perlu dipahami juga bahwa Pak Lurah “bukan ASN”. Beliau bekerja secara “purna waktu”, tidak hanya dari jam 08.00 sampai 16.00, tetapi bahkan hingga malam hari tetap melayani masyarakat jika dibutuhkan,” tambahnya.

Pemerintah Desa Kemiri menegaskan komitmennya untuk tetap terbuka terhadap kritik, namun berharap masyarakat menyampaikan masukan secara berimbang dan tidak tergiring pada informasi yang belum terverifikasi.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Red

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan
Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Jumat, 11 September 2026 - 17:19 WIB

Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun

Jumat, 11 September 2026 - 06:36 WIB

BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan

Berita Terbaru