Metrosiar – Menanggapi isu yang menyebut dirinya sulit ditemui dan enggan memberikan konfirmasi kepada warga maupun media, Kepala Desa Kemiri, Suhud, memberikan klarifikasi tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan menyesatkan.
Dalam pernyataannya pada Selasa (6/5), Suhud menjelaskan bahwa keterbatasan waktu untuk bertemu langsung dengan masyarakat bukan karena menghindar, melainkan karena padatnya agenda kerja yang juga berlangsung di luar kantor desa.
“Saya tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Jika sesekali saya tidak berada di kantor, itu karena menghadiri kegiatan resmi, termasuk rapat penting di luar desa,” ujarnya.
Staf Desa Kemiri, Masruri, S.E., turut memberikan penjelasan tambahan terkait ketidakhadiran Suhud di kantor pada waktu yang dipersoalkan.
“Perlu kami luruskan, kemarin itu Pak Lurah tidak di lokasi karena ada kegiatan rapat bersama tujuh kepala desa lainnya di PLTU Tiga Lontar, yang juga dihadiri langsung oleh Pak Camat,” jelas Masruri.
Ia juga menegaskan bahwa anggapan Kepala Desa hanya melayani masyarakat pada jam kantor tidak sepenuhnya tepat.
“Perlu dipahami juga bahwa Pak Lurah “bukan ASN”. Beliau bekerja secara “purna waktu”, tidak hanya dari jam 08.00 sampai 16.00, tetapi bahkan hingga malam hari tetap melayani masyarakat jika dibutuhkan,” tambahnya.
Pemerintah Desa Kemiri menegaskan komitmennya untuk tetap terbuka terhadap kritik, namun berharap masyarakat menyampaikan masukan secara berimbang dan tidak tergiring pada informasi yang belum terverifikasi.(*)
Editor : Ahmad
Sumber Berita: Red









