Jokowi Sedih Hadapi Sindiran Megawati Soal Ijazah Palsu

Avatar photo

Rabu, 21 Mei 2025 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke–7 RI, Joko Widodo (kiri) dan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (Instagram.com / @jokowi - @puanmaharaniri)

Presiden ke–7 RI, Joko Widodo (kiri) dan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (Instagram.com / @jokowi - @puanmaharaniri)

Metrosiar – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), menanggapi sindiran dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengenai polemik dugaan ijazah palsu yang menjeratnya.

Pernyataan ini disampaikan usai Jokowi menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait laporan dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).

Megawati Sindir Jokowi: “Kalau Ijazah Asli, Tunjukkan Saja”

Dalam sebuah acara di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 14 Mei 2025, Megawati secara tidak langsung menyindir Jokowi. Meski tidak menyebut nama, ia menantang siapa pun yang digugat soal keaslian ijazah untuk membuktikannya secara terbuka.

Baca juga:  Jokowi Diperiksa Bareskrim Terkait Tudingan Ijazah Palsu: Ini Fakta Lengkapnya

“Orang banyak kok sekarang gonjang-ganjing urusan ijazah, benar atau tidak? Susah amat, ya. Kalau ijazah betul, kasih aja, ‘ini ijazah saya’, gitu loh,” ujar Megawati.

Tanggapan Emosional Jokowi: “Saya Sedih”

Saat ditanya wartawan tentang sindiran tersebut, Jokowi terlihat berkaca-kaca dan mengaku sedih.

“Saya itu sebetulnya ya, sebetulnya sedih,” ungkapnya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Ia juga menyayangkan kasus ini terus berlarut-larut, namun memastikan akan mengikuti proses hukum hingga tuntas.

Baca juga:  Presiden Prabowo Sebut Renovasi 17 Stadion Berstandar FIFA Prestasi Pemerintahan Jokowi

“Kalau proses hukum maju lagi, saya kasihan. Tapi ini sudah keterlaluan. Kita tunggu proses hukum selanjutnya,” tambahnya.

Jokowi Berharap Proses Hukum Jelas dan Transparan

Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan pengadilan adalah tempat yang paling tepat untuk membuktikan keaslian ijazahnya.

“Ini kan supaya semuanya jelas dan gamblang. Lembaga yang paling kompeten untuk menunjukkan ijazah ya di pengadilan nanti,” tegas Jokowi.(*)

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buntu Sugi, Harga Jadi Penentu Nasib!
Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026
Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi
Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya
KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan
“Siaga! Debit Sungai Mata Allo Naik Drastis Dalam Hitungan Jam”
Ulang Tahun ke-57 Kapolri, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan Ini
Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1
Berita ini 15 kali dibaca
Apa Dampak Kasus Ini bagi Politik Indonesia? Kasus ini semakin memanaskan situasi politik Indonesia, terutama dengan ketegangan antara Jokowi dan PDIP. Analis politik memprediksi, polemik ini bisa memengaruhi dukungan partai jelang Pemilu mendatang.

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:34 WIB

Heboh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buntu Sugi, Harga Jadi Penentu Nasib!

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:08 WIB

Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:56 WIB

Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31 WIB

KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:00 WIB

“Siaga! Debit Sungai Mata Allo Naik Drastis Dalam Hitungan Jam”

Berita Terbaru

Proses pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Buntu Sugi, Jalan Poros Makassar–Toraja, masih berlangsung dan mulai menjadi perhatian warga.

Politik & Pemerintahan

Heboh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buntu Sugi, Harga Jadi Penentu Nasib!

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:34 WIB

Suasana rapat koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Desa Kabupaten Enrekang terkait evaluasi dan konsolidasi percepatan pencairan Dana Desa Tahun 2026 di Cafe Mr. Coffeid.

Politik & Pemerintahan

Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:08 WIB

Personel gabungan TNI, Satpol PP, dan instansi terkait bersiaga saat proses pembongkaran bangunan liar di kawasan Jalan Raya Puri Jaya, Pasar Kemis.

Politik & Pemerintahan

Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:56 WIB