Hari Sungai Sedunia 2025, Sarkaspace dan Ecoton Gelar Aksi Bersih Sungai Selokambang

Avatar photo

Minggu, 28 September 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi bersih Sungai Selokambang temukan sampah lawas dan mikroplastik. Ecoton sebut 50% darah manusia sudah tercemar. (Foto: BeritaJatim.com)

Aksi bersih Sungai Selokambang temukan sampah lawas dan mikroplastik. Ecoton sebut 50% darah manusia sudah tercemar. (Foto: BeritaJatim.com)

Metrosiar – Peringatan World Rivers Day (WRD) atau Hari Sungai Sedunia 2025 yang jatuh pada pekan keempat September menjadi momentum komunitas Sarkaspace menggelar aksi bersih-bersih di Sungai Selokambang, Bondowoso, Jawa Timur.

Kegiatan ini diikuti sekitar 40 panitia terbuka, 150 pelajar dan remaja, komunitas masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bondowoso, anggota legislatif, serta Yayasan Ecoton.

Founder Sarkaspace, Ahmad Quraisy, menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi.

“Yang daftar panitia saja sampai 40 orang, lalu ada hampir 150 remaja yang ingin terlibat. Kami bahkan terpaksa stop pendaftaran karena takut tidak terkelola dengan baik,” ujarnya dikutip BeritaJatim.com.

Dalam pembersihan sungai, peserta menemukan berbagai jenis sampah lama, mulai dari plakat piala tahun 1997, kemasan sachet 2007, hingga pampers dan pembalut wanita.

Menurut pria yang akrab disapa Uyes itu, temuan ini menegaskan masalah sampah plastik di sungai sudah berlangsung lama.

Baca juga:  Prabowo Kunjungi Megawati di Teuku Umar, Silaturahmi Lebaran Penuh Keakraban

“Sungai Selokambang ini kami pilih karena zonasinya dekat dengan gudang kami, sehingga sampah bisa langsung kami kelola,” tambahnya.

Selain aksi bersih-bersih, acara juga menghadirkan narasumber dari Yayasan Ecoton yang meneliti pencemaran plastik, termasuk mikroplastik.

Koordinator Kampanye Ecoton, Alaika Rahmatullah, mengungkapkan temuan mengejutkan bahwa 50 persen darah manusia sudah mengandung mikroplastik.

“Paling banyak berasal dari PET, yaitu plastik botol minuman kemasan. Ketika terkena panas atau diguncang, lapisan plastik mengelupas, masuk ke air, lalu diminum manusia,” ungkap Alaika.

Ia menekankan bahwa mikroplastik dapat menimbulkan gangguan serius pada kesehatan.

“Itulah mengapa sekarang kasus kanker dan diabetes meningkat tajam. Bahkan, mikroplastik juga membuat ikan menjadi intersex sehingga berpotensi punah karena gagal berkembang biak,” jelasnya.

Baca juga:  Presiden Prabowo Panggil Kepala Bappisus Usai Mundurnya Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, turut hadir dan menegaskan pentingnya aksi kolektif menjaga sungai.

“Sungai adalah jalur peradaban, sumber kehidupan. Wajib hukumnya kita jaga. Acara seperti ini jangan hanya seremonial, tapi harus periodik. Pemerintah, komunitas, bahkan TNI-Polri harus turun bersama,” katanya.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan aturan.

“PR kita adalah pengawasan dan sanksi tegas bagi pelanggar, termasuk yang membuang sampah sembarangan atau mencari ikan dengan cara meracun. Ini harus jadi sinergi lintas stakeholder,” tegas Sinung.

Sementara itu, Vidzha (17), siswi SMAN 1 Bondowoso yang ikut berpartisipasi, mengaku mendapat pengalaman berharga.

“Seru, banyak teman baru. Saya jadi termotivasi untuk tidak buang sampah sembarangan dan terus menjaga lingkungan,” ucapnya.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: BeritaJatim.Com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMI Ngada Bergerak di Tengah Luka Gempa Flores, JK Kirim Lebih 100 Ton Bantuan untuk Korban Bencana
Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Tradisi Korps Kodim Tigaraksa: Sambut Prajurit Baru, Lepas yang Bertugas dan Purna Tugas
7.689 Paket Logistik Sudah Disalurkan, Jerebuu Masih Nol Distribusi Bantuan Gempa
Berita ini 29 kali dibaca
Ratusan pelajar, komunitas, dan DPRD Bondowoso mengikuti aksi bersih-bersih Sungai Selokambang pada peringatan Hari Sungai Sedunia 2025. Kegiatan yang diinisiasi Sarkaspace bersama Ecoton ini menemukan sampah plastik lawas hingga mikroplastik. Aksi tersebut menekankan pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan dan peradaban.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:53 WIB

PMI Ngada Bergerak di Tengah Luka Gempa Flores, JK Kirim Lebih 100 Ton Bantuan untuk Korban Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Berita Terbaru

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB