Golkar NTT Buka Jalan Rp350 Miliar KUR, 2.800 UMKM Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi NTT

Avatar photo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Sosialisasi KUR Bank NTT di Kabupaten Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Kegiatan Sosialisasi KUR Bank NTT di Kabupaten Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur kembali mendapat suntikan energi. Sebanyak 2.800 pelaku UMKM se-NTT dibidik untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT melalui sosialisasi yang digelar DPD I Partai Golkar NTT, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat DPD I Partai Golkar NTT itu menjadi langkah besar untuk mendekatkan pelaku UMKM dengan sumber pembiayaan usaha. Sosialisasi juga diikuti secara daring melalui Zoom oleh jajaran DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-NTT.

Langkah Golkar NTT ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri UMKM Maman Abdurahman yang hadir secara virtual.

Maman menilai inisiatif DPD I Partai Golkar NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Bank NTT memiliki arti strategis karena mampu mempertemukan ribuan pelaku UMKM dengan akses pembiayaan.

Bahkan, Maman menyebut NTT telah mengambil posisi sebagai pionir di Indonesia karena menjadi daerah pertama yang menggelar sosialisasi KUR bersama bank pembangunan daerah dengan melibatkan ribuan pelaku UMKM secara serentak.

Menurutnya, di tengah keterbatasan fiskal pemerintah, pembiayaan melalui KUR menjadi salah satu instrumen penting untuk memperluas pergerakan ekonomi masyarakat.

“Program seperti ini penting karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dunia usaha, perbankan, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder harus bergerak bersama,” ujar Maman dalam kegiatan tersebut.

Baca juga:  HEBOH: Terbakar Api Cemburu, Suami di Lebak didatangi Damkar Mediasi Kasus KDRT

Sementara itu, Ketua Panitia, Eddy Naga, menegaskan kegiatan ini bukan bentuk intervensi terhadap Bank NTT dalam proses penyaluran KUR.

Menurutnya, seluruh proses pengajuan hingga pencairan KUR tetap menjadi kewenangan Bank NTT dan dilakukan berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang berlaku.

“Kami hanya membuka akses dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Untuk proses penyaluran, sepenuhnya menjadi kewenangan Bank NTT sesuai aturan,” tegasnya.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, F.X. Alain Nitti, mengatakan sosialisasi KUR merupakan bentuk nyata keberpihakan partai terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Golkar, kata dia, ingin memastikan pelaku UMKM tidak hanya memiliki semangat berusaha, tetapi juga mendapatkan informasi dan akses terhadap sumber pembiayaan yang legal dan sesuai ketentuan.

“Golkar ingin mengambil bagian dalam membantu masyarakat mendapatkan akses pembiayaan usaha yang legal dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Rp350 Miliar Menanti UMKM NTT

Di tengah antusiasme ribuan pelaku UMKM, Bank NTT membawa kabar besar. Kepala Bank NTT, Charlie Paulus, mengungkapkan bahwa bank milik daerah tersebut mendapat alokasi Rp350 miliar untuk penyaluran KUR tahun ini.

Kembalinya Bank NTT sebagai penyalur KUR menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM di NTT. Pasalnya, Bank NTT disebut telah sekitar lima tahun tidak menyalurkan program tersebut.

Baca juga:  Semarakan HUT ke-61, Partai Golkar Ngada Gelar Pasar Murah, Sentuh Ketahanan Pangan

Charlie mengatakan, kembalinya Bank NTT menyalurkan KUR tidak terlepas dari perjuangan Gubernur NTT Melkiades Laka Lena.

Namun, besarnya alokasi KUR tersebut masih menghadapi tantangan. Hingga kini, realisasi penyaluran KUR Bank NTT dinilai masih relatif lambat.

Karena itu, Bank NTT menyambut positif langkah DPD I Partai Golkar NTT yang menggelar sosialisasi secara masif dan langsung menyasar ribuan pelaku UMKM.

Charlie berharap momentum tersebut mampu mempercepat pertemuan antara kebutuhan modal pelaku usaha dengan akses pembiayaan yang tersedia.

“Harapan kami, masyarakat yang membutuhkan modal usaha bisa mengetahui dan memanfaatkan program KUR ini sesuai ketentuan,” katanya.

Dengan menggandeng Bank NTT dan menggerakkan 2.800 pelaku UMKM, Golkar NTT ingin memastikan program KUR tidak berhenti sebatas sosialisasi.

Target akhirnya adalah membuka lebih lebar pintu pembiayaan bagi pelaku usaha produktif, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.

Dari Kupang, pesan yang dibawa cukup jelas: modal usaha jangan hanya berputar di perbankan, tetapi harus mengalir sampai ke tangan pelaku UMKM dan menjadi tenaga baru bagi pertumbuhan ekonomi NTT.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AM Cup 2026 Masuki Babak Puncak, Empat Tim Berebut Tiket Final
Gandeng SGU, Pemkab Tangerang Buka Akses Beasiswa Tangerang Gemilang 2026
Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD
Presiden Prabowo Masih Teratas Elektabilitasnya Dibanding Tokoh Lain, Versi Survey IPO
Kalahkan BPBD 2-0, Brata FC Polresta Tangerang Melaju ke Semi Final POR Pegawai 2026
Festival Komodo Riung 2026: Dari Watulajar, Komodo Djaga, Pariwisata Dikobarkan, Ekonomi Masyarakat Digerakkan
Dedi Muhdi Bongkar Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33
33 Alsintan Mengguyur Ngada: Traktor hingga Rice Transplanter, Jejak Aspirasi Ahmad Yohan Kembali Terbukti
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Golkar NTT Buka Jalan Rp350 Miliar KUR, 2.800 UMKM Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi NTT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:01 WIB

AM Cup 2026 Masuki Babak Puncak, Empat Tim Berebut Tiket Final

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Gandeng SGU, Pemkab Tangerang Buka Akses Beasiswa Tangerang Gemilang 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Presiden Prabowo Masih Teratas Elektabilitasnya Dibanding Tokoh Lain, Versi Survey IPO

Berita Terbaru

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pandangannya mengenai empat Raperda inisiatif DPRD Provinsi Banten dalam Rapat Paripurna di Serang, Selasa (11/08/2026).

Politik & Pemerintahan

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 - 14:46 WIB