Feri Amsari Siap Dialog Terbuka dengan Presiden Prabowo, Asal Disiarkan Penuh alias Live Tanpa Sensor

Rabu, 9 April 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siap Debat, Feri Amsari Ajukan Syarat ini Jika Bertemu Prabowo Subianto (Dok. Istimewa)

Siap Debat, Feri Amsari Ajukan Syarat ini Jika Bertemu Prabowo Subianto (Dok. Istimewa)

 

Metrosiar – Pengajar Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, mengaku siap untuk berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto terkait isu “Indonesia gelap”.

Tetapi, Feri menekankan bahwa dialog tersebut harus disiarkan secara langsung dan utuh tanpa potongan atau sensor.

“Kalau dialognya live streaming tanpa dipotong, boleh. Pak Prabowo harus siap dan menerima untuk didebat,” ujar Feri kepada Kompas.com, Selasa (8/4/2025).

Feri juga memaparkan sejumlah hal yang akan disampaikannya dalam dialog tersebut. Ia menilai bahwa Prabowo selama ini kerap mengeluarkan pernyataan tanpa diikuti kebijakan konkret. Feri menantang Prabowo untuk menjelaskan secara terstruktur langkah-langkah kebijakannya.

Baca juga:  Indahnya Toleransi: Umat Katolik Kutabumi Bagi Takjil di Bulan Ramadhan

Selain itu, Feri juga mempertanyakan alasan Prabowo yang dianggapnya melanjutkan praktik penyusunan undang-undang secara serampangan, bahkan yang bertentangan dengan konstitusi. Ia juga menyentil sikap Prabowo yang dinilai kurang terbuka terhadap aspirasi publik.

Feri menambahkan, ia ingin menguji apakah Prabowo mampu berdiskusi dengan tenang tanpa menunjukkan sikap emosional, seperti memukul meja. Ia bahkan menantang Prabowo untuk mengambil langkah tegas, termasuk mencopot sejumlah tokoh seperti Luhut, Dasco, dan Teddy dari jabatan strategis.

Baca juga:  DPC Gerakan Kawan Kabupaten Tangerang Bentuk Kepengurusan Baru, Mantapkan Langkah Organisasi

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan keinginannya untuk bertemu dan berdialog dengan tokoh-tokoh yang menyuarakan “Indonesia gelap“.

Dalam tayangan YouTube Harian Kompas, Prabowo menyebut bahwa ia ingin memahami maksud dari pernyataan tersebut dan mengajak bersama-sama mencari solusi demi kebaikan bangsa.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd
Feri Amsari, akademisi Fakultas Hukum Universitas Andalas, Sumatera Barat menyatakan kesiapannya berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto terkait isu "Indonesia gelap". Ia menegaskan bahwa dialog harus disiarkan secara langsung dan tanpa penyuntingan. Dalam pertemuan itu, Feri berencana menyampaikan kritik terkait kebijakan Prabowo yang dinilainya tidak konkret, melanggar konstitusi, serta kurang responsif terhadap suara publik.

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB