Demo Buruh di Serang Berubah Jadi “Pesta Hujan”, Kapolres Ikut Joget di Tengah Aksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa buruh menggelar aksi unjuk rasa dengan mobil komando di ruas jalan Serang, membawa spanduk tuntutan penetapan UMK dan UMSK 2026, di bawah pengawalan aparat keamanan.

Massa buruh menggelar aksi unjuk rasa dengan mobil komando di ruas jalan Serang, membawa spanduk tuntutan penetapan UMK dan UMSK 2026, di bawah pengawalan aparat keamanan.

Serang, Metrosiar — Hujan lebat yang mengguyur Kota Serang, Kamis (18/12/2025), tak menyurutkan langkah ribuan buruh yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Bupati Serang. Namun, di tengah derasnya hujan dan memanasnya suasana, muncul pemandangan tak biasa yang mencuri perhatian.

Dentuman musik house tiba-tiba menggema. Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko tampak berjoget santai bersama massa buruh. Sekitar dua ribu peserta aksi yang semula berwajah tegang perlahan larut dalam suasana. Spanduk tuntutan tetap terangkat, tetapi kaki ikut bergoyang mengikuti irama.

“Hujan bukan penghalang. Yang penting aspirasi tetap tersampaikan dan situasi tetap aman,” ujar AKBP Condro Sasongko sambil tersenyum di sela-sela jogetannya.

Baca juga:  Majelis Ta'lim Jawahirul Ulum Gelar Acara Istifalan, Santri Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Aksi joget ini dilakukan saat massa mulai gelisah karena Bupati Serang belum menemui para demonstran. Alih-alih membiarkan emosi memuncak, Kapolres memilih pendekatan unik untuk mencairkan suasana.

“Kalau bisa cair, kenapa harus tegang. Kita jaga kondusivitas bareng-bareng,” kata Condro.

Kapolres Serang bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait melakukan koordinasi pengamanan di lokasi aksi buruh, memastikan demonstrasi berlangsung aman dan kondusif.

Sejumlah personel pengamanan turut berjoget ringan. Barisan polisi yang biasanya berdiri kaku kini tampak lebih lentur, meski tetap siaga mengamankan jalannya aksi. Pemandangan tersebut langsung disambut sorak, tawa, dan celetukan buruh yang menyebut aksinya bak “demo rasa konser”.

Meski suasana cair, tuntutan buruh tetap disuarakan dengan serius. Dalam orasinya, perwakilan buruh menegaskan tiga tuntutan utama kepada Pemerintah Kabupaten Serang.

Baca juga:  Tidak Becus Urus Ekonomi Dalam Negri Ekonomi Global Disalahkan Begini Kata Purbaya

“Kami mendesak pemerintah daerah segera menggelar sidang pleno pengupahan, jangan terus ditunda,” tegas Asep Saefullah, salah satu orator dari atas mobil komando.

Tuntutan kedua, buruh meminta kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026 sebesar 12 persen. Mereka menilai kenaikan tersebut sejalan dengan meningkatnya harga kebutuhan hidup.

Selain itu, buruh juga menuntut penetapan kenaikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) 2026 agar lebih adil dan berpihak pada pekerja.

Aksi unjuk rasa pun berakhir aman dan kondusif. Demonstrasi yang semula diwarnai ketegangan berubah menjadi penuh gelak tawa, membuktikan bahwa menyampaikan aspirasi bisa tetap tegas, humanis, dan bahkan diiringi joget di bawah guyuran hujan.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB