Banten Siapkan Program Karantina Militer untuk Tekan Tawuran Pelajar

Avatar photo

Kamis, 15 Mei 2025 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyebutkan bahwa konsep program ini terinspirasi dari keberhasilan pelatihan disiplin militer yang diterapkan di Jawa Barat. (Istimewa)

Foto: Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyebutkan bahwa konsep program ini terinspirasi dari keberhasilan pelatihan disiplin militer yang diterapkan di Jawa Barat. (Istimewa)

Metrosiar – Pemerintah Provinsi Banten tengah menyiapkan langkah tegas guna menekan angka tawuran di kalangan pelajar SMA dan SMK.

Salah satu upaya yang tengah digodok adalah program karantina berbasis pelatihan militer bagi siswa yang terlibat aksi kekerasan di jalanan.

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyebutkan bahwa konsep program ini terinspirasi dari keberhasilan pelatihan disiplin militer yang diterapkan di Jawa Barat.

Nantinya, siswa yang kedapatan ikut tawuran akan ditempatkan di asrama militer untuk menjalani pelatihan fisik dan mental.

“Kita ingin mendidik, bukan menghukum. Tapi pendekatannya harus tegas. Anak-anak yang tawuran akan kita kirim ke barak Kopassus atau Yonif 320 Badak Putih agar mereka belajar disiplin dan tanggung jawab,” ujar Dimyati di Serang, Rabu (14/5/2025).

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Andra Soni - Dimyati Komitmen Wujudkan Banten Maju Adil Merata Tidak Korupsi

Ia menegaskan, program ini ditujukan untuk membentuk karakter positif siswa agar tidak lagi terjebak dalam perilaku menyimpang.

Para pelatih dari TNI akan dilibatkan untuk memberikan pembinaan bela negara, kedisiplinan, hingga pelatihan mental.

“Supaya anak-anak ini tidak liar, tidak sembarangan lagi main pukul di jalan. Dengan cara itu, kita harap ke depan mereka bisa lebih berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemprov Banten saat ini tengah menyusun alokasi anggaran khusus untuk mendukung program tersebut, termasuk biaya operasional selama masa karantina berlangsung.

“Kita siapkan semuanya, mulai dari konsumsi, perlengkapan pelatihan, sampai pembinaan kepribadian. Ini investasi jangka panjang agar mereka tidak terjerumus lebih jauh,” tambahnya.

Baca juga:  Gas 3 Kg Sulit Dicari, Begini Respons Ketua DPD Gelora Kota Tangerang

Sementara itu, menyikapi maraknya aksi konvoi kelulusan yang berujung tawuran, aparat kepolisian di Banten pun terus meningkatkan patroli dan penindakan.

Baru-baru ini, Polres Pandeglang mengamankan 47 siswa yang melakukan konvoi sembari membawa senjata tajam.

Kapolres Pandeglang, AKBP Dhyno Indra Setyadi mengatakan, sebagian pelajar tersebut kini tengah menjalani pembinaan intensif di Mapolres.

“Kita fokuskan pada pembinaan akhlak, keagamaan, dan kedisiplinan agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap Dhyno.

Pemprov Banten berharap, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan institusi militer, budaya tawuran di kalangan pelajar bisa ditekan secara signifikan.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi
Wabup BDN Lepas 60 Atlet Pelajar Ngada ke POPDA VIII 2026, Targetkan Prestasi dan Nama Besar Daerah
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:28 WIB