Banjir Bandang Puncak Bogor, Dampak Luas dan Tindakan Pemerintah

Kamis, 6 Maret 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang melanda Puncak Bogor, menyebabkan kerusakan di banyak desa, dengan pemerintah setempat berkoordinasi dengan BNPB untuk penanganan bencana. (X.com/@infojawabarat_)

Banjir bandang melanda Puncak Bogor, menyebabkan kerusakan di banyak desa, dengan pemerintah setempat berkoordinasi dengan BNPB untuk penanganan bencana. (X.com/@infojawabarat_)

 

Metrosiar – Baru-baru ini, media sosial ramai membahas peristiwa banjir bandang yang melanda kawasan Puncak, Bogor, pada Minggu malam, 2 Maret 2025 sekitar pukul 20.30 WIB.

Peristiwa tersebut menimbulkan kerusakan yang cukup parah di sejumlah desa di wilayah tersebut.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), setidaknya 28 desa di 16 kecamatan terdampak bencana alam hidrometeorologi, yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi serta angin kencang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan bencana ini mencakup tanah longsor, banjir, orang hanyut, serta angin kencang.

Baca juga:  Bupati Bogor Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Cisarua dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Pemkab Bogor Koordinasi dengan BNPB untuk Tentukan Status Bencana

Menyusul kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna menetapkan status kebencanaan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan dampak bencana ini tidak hanya terjadi di wilayah Puncak saja, melainkan juga di beberapa kecamatan lain seperti Citeureup, Gunung Putri, Bojonggede, dan Sukajaya.

Pemerintah Fokus Tangani Kerusakan di Wilayah Selatan Bogor

Rudy menambahkan wilayah selatan Kabupaten Bogor, terutama Cisarua, terdampak lebih parah.

Baca juga:  Bupati Tangerang Panen Raya Bersama Presiden Prabowo dan 14 Provinsi Lain

Oleh karena itu, Pemkab Bogor bekerja sama dengan BNPB untuk melakukan penanggulangan bencana yang lebih lanjut.

“Kami sedang menangani lebih lanjut dan segera menetapkan status bencana setelah koordinasi dengan BNPB,” ujar Rudy.

Penghitungan Kerugian dan Bantuan dari TNI

Selain itu, Bupati Rudy juga mengungkapkan pemerintah tengah melakukan penghitungan kerugian akibat bencana tersebut.

Penetapan status kebencanaan akan memengaruhi anggaran yang akan dialokasikan untuk bantuan.

Rudy juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima, termasuk jembatan bailey yang dikirimkan oleh Komandan Kodim Bogor dari Kodam Siliwangi.(*)

Sumber Berita: BeritaMediaSiber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB