Asisten 2 Setda Ngada Pimpin Rakor Ketapang, Pastikan Data Ketersediaan Produksi Bahan Pangan Dapur MBG

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli saat memimpin rapat koordinasi percepatan Ketapang. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli saat memimpin rapat koordinasi percepatan Ketapang. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Metrosiar.Ngada- Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan (Ketapang), dia aula Setda Ngada, Kamis (16/10/25).

Rapat bersama seluruh kepala desa dan unsur terkait lannya ini bertujuan mempercepat ketapang dalam rangka memastikan data ketersediaan produksi bahan pangan bagi dapur MBG di Ngada.

“Pemda Ngada menggelar rapat koordinasi dalam rangka percepatan ketahanan pangan dengan melibatkan semua kepala desa, pelaku usaha di bidang pertanian, peternakan dan juga perikanan,” kata Nicolaus Noywuli.

Baca juga:  Pengacara Acep Saepudin Tersinggung dengan Postingan Bupati Lebak, Masyarakat Pertanyakan Fokus Kerja

Pria yang akrab disapa Nico ini menjelaskan, rakor ini juga dilaksanakan dalam rangka memastikan data ketersediaan produksi bahan pangan terkait dengan komoditi yang dibutuhkan oleh dapur MBG dan yang menyebabkan inflasi di Kabupaten Ngada.

Ia menegaskan kepada seluruh kepala desa untuk sesegera mungkin memastikan dengan berbagai kebijakan baik dana desa maupun para pelaku usaha untuk memanfaatkan skil-skil pendanaan untuk memproduksi beberapa bahan pangan lainnya untuk mensuport dapur MBG.

 

Nicolaus menyebutkan, saat ini Ngada telah memiliki dapur MBG sejumlah 13 baik yang sudah, akan dan sedang dalam proses, juga nantinya akan ada 20 dapur 3T.

Baca juga:  Patroli Ramadhan: Satpol PP, FKDM, Redkar & Media Center Community Kemiri Jaga Keamanan Lingkungan

Hal ini lanjut dia, tentunya akan membutuhkan banyak bahan baku terutama beras, sayuran, buah, telur, daging, dan juga ikan.

Menurut Nicolaus, bahan-bahan baku tersebut merupakan potensi yang ada di desa dan juga para pelaku usaha, sehingga sesegera mungkin pemda bisa mendapatkan data ketersediaan bahan baku termasuk kontak personnya.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Rapat bersama seluruh kepala desa dan unsur terkait lannya ini bertujuan mempercepat ketapang dalam rangka memastikan data ketersediaan produksi bahan pangan bagi dapur MBG di Ngada. “Pemda Ngada menggelar rapat koordinasi dalam rangka percepatan ketahanan pangan dengan melibatkan semua kepala desa, pelaku usaha di bidang pertanian, peternakan dan juga perikanan,” kata Nicolaus Noywuli.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 14:12 WIB

TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Berita Terbaru