Keaslian Ijazah SMA Presiden Ke-7 Jokowi Ditegaskan Bareskrim Polri

Avatar photo

Jumat, 23 Mei 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Instagram.com/@jokowi)

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Instagram.com/@jokowi)

Metrosiar – Isu keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan publik Indonesia.

Kali ini, perdebatan tersebut berfokus pada ijazah semasa beliau menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menanggapi hal ini, Bareskrim Polri memberikan klarifikasi resmi.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (22/5/25) di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, selaku Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, menyatakan bahwa Jokowi adalah lulusan asli SMA 6 Surakarta.

“Penyelidik menemukan fakta Bapak Ir Joko Widodo adalah benar lulusan SMA 6 Surakarta yang juga merupakan SMPP Surakarta pada tahun 1980,” ungkap Rahardjo.

Baca juga:  Kades Kohod Arsin Hadiri Pemeriksaan di Bareskrim sebagai Tersangka

Lebih lanjut, ia menegaskan keaslian ijazah Presiden Jokowi telah melalui proses uji laboratorium untuk memastikan keabsahannya.

Ijazah tersebut diverifikasi berdasarkan berbagai elemen penting, mulai dari bahan hingga teknik pencetakan.

“Melalui bukti, satu, adanya asli surat tanda tamat belajar nomor 26916 atas nama Joko Widodo yang telah diuji secara laboratorium berikut sampel pembanding dari tiga rekan pada masa bersekolah di SMA 6 Surakarta,” terang Rahardjo.

Ia menambahkan pemeriksaan dilakukan dengan membandingkan ijazah Jokowi dengan dokumen milik rekan seangkatan di sekolah yang sama.

Baca juga:  Membela Kebenaran di Era Post-Truth: Jokowi, Ijazah, dan Hak atas Nama Baik

Pemeriksaan tersebut mencakup bahan kertas, teknik cetak, hingga tinta tanda tangan.

“Meliputi bahan kertas, pengaman kertas, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tinta tanda tangan milik Dekan dan Rektor,” jelasnya.

Hasil analisis menunjukkan bahwa ijazah Presiden Jokowi memiliki kesamaan identik dengan dokumen pembanding yang diuji.

“Dan penelitian tersebut maka antara bukti dan pembanding identik berasal dari satu produk yang sama,” tukas Rahardjo.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Berita ini 17 kali dibaca
Pernyataan resmi dari Bareskrim Polri ini diharapkan mampu meredam spekulasi dan menegaskan bahwa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, memang benar lulusan dari SMA 6 Surakarta. Keabsahan dokumen pendidikan Jokowi kini telah diperkuat melalui uji forensik yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Kamis, 17 September 2026 - 06:39 WIB

Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang

Rabu, 16 September 2026 - 07:22 WIB

Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:14 WIB

Wakapolsek Kalideres AKP Aep Haryaman, S.H., M.H. (tengah) bersama Direktur PT MBK Ventura Susanti Gandaatmaja (kiri) dan Camat Kalideres Ziki Zulkarnain (kanan) dalam kegiatan edukasi literasi keuangan dan pemberian tempat sampah pilah.

Tata Kelola & Konservasi

Urusan Uang dan Sampah Jadi Perhatian di Kalideres

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:35 WIB