Bahlil: SPBU Swasta Setuju Ambil Pasokan BBM dari Pertamina, Bagaimana dengan Harga?

Avatar photo

Senin, 29 September 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Kementerian ESDM menjelaskan alasan di balik kosongnya BBM di SPBU swasta meski sudah ada pertemuan dengan Pertamina.

Foto Ilustrasi - Kementerian ESDM menjelaskan alasan di balik kosongnya BBM di SPBU swasta meski sudah ada pertemuan dengan Pertamina.

Metrosiar – Pemerintah terus berupaya mengatasi kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong kolaborasi antara SPBU swasta dan Pertamina dalam hal pembelian pasokan BBM.

Meskipun kargo BBM Pertamina sudah tiba di Indonesia dan pertemuan dengan pihak swasta telah digelar, stok di sejumlah SPBU swasta masih kosong.

ESDM Surati SPBU Swasta

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan negosiasi dengan SPBU swasta belum sepenuhnya tuntas.

“Minggu lalu sudah ada pihak swasta yang sudah mulai menyetujui poin-poin negosiasi dengan Pertamina, ditunggu saja. Ketersediaan tergantung kesepakatan dari swasta sama Pertamina,” kata Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/25).

Baca juga:  NEGERI Para Koruptor! Telisik Skandal Korupsi di Sektor Energi dan Sumber Daya Alam: Terbaru Kasus Pertamina, PT Timah, hingga Impor Gula

Laode menambahkan pihaknya rutin melayangkan surat kepada Pertamina dan perusahaan swasta agar segera merealisasikan kesepakatan.

“Kami maunya diimplementasikan, makanya Jumat kemarin saya sudah bikin surat lagi ke Pertamina dan swasta agar segera mengimplementasikan. Jadi, tiap Minggu itu saya bersurat untuk mengingatkan,” ujarnya.

Pertemuan Menteri ESDM dengan SPBU Swasta

Empat perusahaan SPBU swasta, yaitu Shell Indonesia, BP-AKR, ExxonMobil, dan Vivo, sebelumnya melakukan pertemuan dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Dalam pertemuan itu, pihak swasta menyetujui untuk mengambil BBM dari Pertamina.

“Mereka (swasta) setuju dan memang harus setuju untuk kolaborasi dengan Pertamina,” ujar Bahlil pada (19/9/25).

Ia juga menyampaikan bahwa kuota impor BBM untuk SPBU swasta sebesar 110 persen telah diberikan untuk tahun 2025, namun kuota tersebut habis sebelum akhir tahun.

Baca juga:  Truk Tangki Bermuatan BBM Tabrak Rumah di Penggilingan, Jaktim: Polisi Lakukan Penanganan

“Pemerintah membuat keputusan untuk tetap dilayani, tetapi akan diberikan lewat kolaborasi dengan Pertamina,” jelasnya.

Tiga Poin Kesepakatan

Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga kesepakatan utama antara SPBU swasta dan Pertamina:

  1. Pembelian Base Fuel – BBM yang dipasok berupa base fuel atau produk murni sebelum pencampuran.
  2. Joint Surveyor – Pengawasan kualitas dilakukan bersama oleh surveyor independen yang disetujui kedua belah pihak.
  3. Kesepakatan Harga – Penentuan harga dilakukan secara transparan dan merujuk pada harga ICP (Indonesia Crude Price).

“Stabil (harga), harga tidak ada kenaikan-kenaikan, harga stabil tergantung harga ICP dunia,” kata Bahlil.

Kesepakatan tersebut saat ini menunggu tindak lanjut implementasi di lapangan.*

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: YouTube Kompas TV

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!
3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Berita ini 50 kali dibaca
ESDM minta SPBU swasta segera realisasikan kesepakatan BBM dengan Pertamina usai stok kosong meski kuota impor 2025 sudah habis.

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Jumat, 25 September 2026 - 12:07 WIB

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis

Kamis, 24 September 2026 - 20:45 WIB

Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik

Kamis, 24 September 2026 - 13:45 WIB

Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 14:15 WIB

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!

Berita Terbaru

Internasional

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Senin, 28 Sep 2026 - 09:59 WIB

Bisnis & Investasi

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 Sep 2026 - 09:29 WIB

Perdagangan Karbon: Peluang Ekonomi Hijau Capai Rp3.000 Triliun di Indonesia (Ilustrasi/Unsplash)

Bisnis & Investasi

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Senin, 28 Sep 2026 - 08:29 WIB

Hukum & Kriminal

Wakil Rektor IT&B Karo Ditemukan Tewas, Mobil dan HP Hilang

Senin, 28 Sep 2026 - 01:04 WIB