Prajurit TNI AL Tembak Mati Sales Mobil di Aceh Utara dan Bawa Kabur Innova

Avatar photo

Selasa, 18 Maret 2025 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Imam ditemukan di dalam semak belukar di kawasan Gunung Salak, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (17/3/2025).(DOKUMENTASI KELUARGA IMAM)

Jasad Imam ditemukan di dalam semak belukar di kawasan Gunung Salak, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (17/3/2025).(DOKUMENTASI KELUARGA IMAM)

Metrosiar – Seorang pria bernama Hasfiani, yang akrab disapa Imam, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kawasan Gunung Salak, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (17/3/2025).

Imam diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh seorang prajurit TNI AL berpangkat Kelasi Dua berinisial DI.

Jasad Ditemukan di Semak Belukar

Imam ditemukan dalam kondisi mengenaskan di semak belukar di Kilometer 30, Gunung Salak. Setelah membunuh korban, pelaku memasukkan jasad Imam ke dalam karung dan membuangnya di lokasi tersebut.

Kronologi Pembunuhan Imam

Imam, seorang ayah dari dua anak, dikenal sebagai sosok pekerja keras. Sejak 2021, ia bekerja sebagai perawat sukarela di Puskesmas Babah Buloh, Kecamatan Sawang, sembari bekerja di showroom mobil di Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Pada Jumat (14/3/2025), Imam sedang duduk santai di depan showroom ketika DI datang untuk melakukan uji coba mobil Toyota Innova hitam. Imam menemani DI dalam mobil yang sedang dikendarai pelaku.

Baca juga:  Ketua Ormas Pendekar Banten Korcam Kemiri dan Perguruan Terumbu Banten Padepokan Macan Putih Ucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H

Mobil tersebut berkeliling kompleks perumahan PT Asean Aceh Fertilizer (AAF), yang tak jauh dari showroom. Beberapa warga mendengar suara letusan senjata api dari dalam kompleks.

Tak lama setelah itu, mobil tersebut terlihat keluar dari kompleks dan melaju ke arah Medan, Sumatera Utara. Imam kemudian dinyatakan hilang, hingga akhirnya ditemukan tewas tiga hari kemudian.

Kenangan Rekan Sejawat

Kabar meninggalnya Imam mengguncang rekan-rekannya di dunia kesehatan. Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Aceh Utara, Bahrun Walidin, mengenang Imam sebagai sosok yang humoris dan religius.

Ia terkejut dengan hilangnya Imam, dan semakin terpukul setelah mengetahui korban meninggal dunia secara tragis.

“Dia pekerja keras, tidak ada kata menyerah bagi dia. Kami merasakan luka mendalam. Kami minta, Presiden Prabowo Subianto memberikan hukuman terberat untuk pelaku,” ungkap Bahrun.

Baca juga:  Membangun Desa, Menata Kota: Komitmen Pemkab Ngada Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Proses Hukum dan Penyelidikan

Komandan Polisi Militer TNI AL (Pomal) Lhokseumawe, Mayor Laut (MP) A. Napitupulu, membenarkan kejadian tersebut dalam konferensi pers di Markas TNI AL Lhokseumawe.

“Jenazahnya kita ketahui dari pelaku. Kita jemput jenazahnya, kita lakukan visum et repertum di Rumah Sakit Umum Cut Meutia dan sudah difardu kifayahkan,” jelasnya.

Saat ini, pelaku DI telah ditahan dan tengah menjalani proses penyelidikan mendalam di Markas Pomal Lhokseumawe.

Diketahui, pelaku yang berdinas di KAL Bireuen datang ke Lhokseumawe dengan tujuan membeli mobil yang diiklankan melalui platform media sosial.

Imam dimakamkan pada Senin sore di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.(*)

Editor : Konrad

Sumber Berita: Kompas

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Resmi Dikukuhkan, Siap Gerakkan Optimisme dan Program Sosial
Dari Rp179 Ribu Jadi Rp33 Miliar! 40 Tahun Karya Kasih Langa, Kini Tantang Rentenir dengan Rp1 Miliar Modal Usaha
Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta
HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak
Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol
Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:58 WIB

PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Resmi Dikukuhkan, Siap Gerakkan Optimisme dan Program Sosial

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Dari Rp179 Ribu Jadi Rp33 Miliar! 40 Tahun Karya Kasih Langa, Kini Tantang Rentenir dengan Rp1 Miliar Modal Usaha

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:53 WIB

HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah

Berita Terbaru

TNI POLRI

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Sabtu, 8 Agu 2026 - 08:51 WIB