Metrosiar – Seorang hakim pengadilan pidana di Kota Shiraz, Provinsi Fars, Iran, bernama Ehsan Bagheri, ditemukan tewas setelah dibunuh oleh pelaku tak dikenal saat dalam perjalanan menuju kantor pada Selasa (27/5/25) pagi waktu setempat.
Menurut laporan kantor berita resmi yang dikelola oleh otoritas kehakiman Iran, Mizan Online, dua pelaku diduga melakukan pembunuhan tersebut dan langsung melarikan diri setelah aksi mereka.
“Pagi ini, dua orang menyerang dan membunuh hakim Ehsan Bagheri, kepala Pengadilan Pidana 2 Cabang 102 di Shiraz, saat dia sedang dalam perjalanan ke kantor,” jelas Mizan Online yang dikutip dari channelstv.com pada Selasa (24/5/25).
Otoritas kehakiman Iran menyebut insiden ini sebagai sebuah “aksi teroris”. Dalam laporannya, Mizan Online menambahkan, “Sangat disayangkan, sebagai akibat dari aksi teroris ini, dia (Ehsan Bagheri) menjadi korban.”
Selain itu, beredar pula informasi bahwa Ehsan Bagheri diduga tewas akibat penikaman saat hendak menuju tempat kerjanya.
Insiden ini menimbulkan keprihatinan di kalangan Pengadilan Revolusioner Iran, yang menyayangkan kurangnya pengawasan ketat terhadap hakim senior tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Kepala Otoritas Kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, segera memerintahkan penyelidikan khusus guna mengungkap pembunuhan hakim Bagheri.
Ehsan Bagheri dikenal memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun di dunia peradilan dan merupakan warga asli Provinsi Fars, dengan Shiraz sebagai ibu kotanya yang terletak sekitar 900 kilometer selatan Teheran.
Sebelum diangkat menjadi ketua Pengadilan Pidana Cabang 102, ia pernah bertugas sebagai jaksa dan penyidik di Pengadilan Revolusioner Iran di beberapa wilayah, termasuk Shiraz.
Pengadilan Revolusioner ini biasa menangani kasus-kasus penting seperti keamanan nasional dan penyelundupan narkoba.(*)
Editor : Lisan Al-Ghaib










