Profil Rodrigo Duterte yang Ditangkap di Bandara Manila atas Perintah ICC

Avatar photo

Selasa, 11 Maret 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyampaikan pidato di Istana Presiden Malacanang, Manila, Kamis (12/3/2020). Penyebaran virus corona COVID-19 di Filipina telah mencapai 52 kasus, dua meninggal. (Richard Madelo/Malacanang Presidential Photographers Division via AP)

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyampaikan pidato di Istana Presiden Malacanang, Manila, Kamis (12/3/2020). Penyebaran virus corona COVID-19 di Filipina telah mencapai 52 kasus, dua meninggal. (Richard Madelo/Malacanang Presidential Photographers Division via AP)

 

Metrosiar – Mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, ditangkap di Bandara Internasional Manila pada Selasa pagi (11/3/2025) waktu setempat.

Penangkapan tersebut berdasarkan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional (International Criminal Court/ICC).

Adapun penangkapannya terkait dengan kebijakan keras antinarkoba yang diterapkan selama masa jabatannya sebagai Presiden Filipina.

Penangkapan Berdasarkan Surat Perintah ICC

Menurut Istana Kepresidenan Filipina, Interpol Manila menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari ICC pada pagi hari tersebut.

“Pagi-pagi sekali, Interpol Manila menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari ICC,” ujar Istana Kepresidenan Filipina, yang dikutip Metrosiar.com dari BBC.

Penangkapan ini terjadi setelah sejumlah penyelidikan terkait kebijakan brutal Duterte terhadap peredaran narkoba yang mengakibatkan ribuan kematian selama masa jabatannya, dari 2016 hingga 2022.

Baca juga:  Profil Agustin Escobar Eksekutif Siemens yang Meninggal dalam Tragedi Helikopter di Sungai Hudson AS

Duterte Siap Terima Takdirnya

Mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, ditangkap di Bandara Internasional Manila pada 11 Maret 2025 atas perintah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terkait kebijakan antinarkoba yang kontroversial.
Profil Mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, ditangkap di Bandara Manila atas perintah ICC terkait kebijakan antinarkoba yang menyebabkan ribuan kematian selama periode kepemimpinannya. (Kredit via AP)

Mantan Presiden Duterte sebelumnya menyatakan kesiapan untuk menghadapi kemungkinan penahanan.

“Jika ini benar-benar takdir hidup saya, tidak apa-apa, saya akan menerimanya. Mereka dapat menangkap saya, memenjarakan saya,” ucapnya menanggapi laporan tentang penangkapannya.

Penyelidikan ICC Sejak 2016

ICC pertama kali mengidentifikasi dugaan pelanggaran yang dilakukan Duterte pada 2016, yang kemudian mengarah pada penyelidikan pada 2021.

Penyelidikan ini mencakup tindakan Duterte sejak masa jabatannya sebagai Wali Kota Davao pada 2011, sebelum Filipina memutuskan untuk keluar dari ICC pada 2018.

Protes Mantan Juru Bicara Duterte

Baca juga:  Tua Bukan Halangan: Kisah Gustaf Håkansson, "Kakek Baja" yang Menaklukkan Lomba Sepeda Legendaris

Salvador Panelo, mantan juru bicara kepresidenan Duterte, mengkritik penangkapan ini dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum, mengingat Filipina sudah menarik diri dari keanggotaan ICC.

Namun, ICC menegaskan mereka tetap memiliki yurisdiksi atas dugaan kejahatan yang terjadi sebelum penarikan Filipina dari lembaga internasional tersebut.

Profil Singkat Rodrigo Duterte

Rodrigo Duterte, yang lahir pada 28 Maret 1945 di Maasin, Filipina, memulai karier politiknya sebagai Wali Kota Davao pada 2001 dan menjabat hingga 2010.

Ia kemudian terpilih sebagai Wakil Presiden sebelum akhirnya menjadi Presiden Filipina pada 2016.

Kepemimpinan Duterte penuh dengan kontroversi, terutama terkait dengan kebijakan anti narkoba yang mendapat kecaman internasional karena menewaskan ribuan orang.(*)

Editor : Kun Nedu

Sumber Berita: BBC

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore
Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang
Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat
Viral! Kakek Jamaah Haji Asal Indonesia Hilang Misterius di Tanah Suci
Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Kacau di Terminal Ajyad! Jamaah Haji Saling Dorong demi Naik Bus Sholawat
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:16 WIB

Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:19 WIB

Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:35 WIB

Viral! Kakek Jamaah Haji Asal Indonesia Hilang Misterius di Tanah Suci

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:05 WIB

Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk

Berita Terbaru

Nusantara

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:58 WIB