Pemerintah Imbau Jemaah Haji Kurangi Aktivitas Fisik Jelang Wukuf di Arafah

Selasa, 27 Mei 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah mengimbau para calon jemaah haji untuk melaksanakan ibadah wukuf di Arafah dari dalam tenda. (Kolase Instagram/informasihaji - kemenag_ri)

Pemerintah mengimbau para calon jemaah haji untuk melaksanakan ibadah wukuf di Arafah dari dalam tenda. (Kolase Instagram/informasihaji - kemenag_ri)

Metrosiar – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) kembali mengingatkan para jemaah calon haji untuk membatasi aktivitas fisik menjelang puncak ibadah haji.

Imbauan ini diberikan terkait dengan prediksi suhu ekstrem yang diperkirakan akan terjadi di Tanah Suci, khususnya saat wukuf di Arafah pada (5/6/25).

“Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Saudi Arab berpesan, bahwa pada saat puncak haji nanti panasnya masih tinggi, dan bahkan lebih tinggi dari pada hari ini (Senin, 26 Mei 2025),” ujar Dirjen PHU, Hilman Latief di Makkah, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama pada Selasa (27/5/25).

Baca juga:  Kredit Karbon Dunia Kembali Tumbuh Juli 2025, Penerbitan Meningkat, Permintaan Melonjak, India Pimpin Pasar Energi

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah menyarankan agar para jemaah menghindari aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak.

“Jemaah diminta tidak keluar tenda tanpa ada kebutuhan khusus, karena memang kita harapkan jemaah bisa terhindar dari heatstroke, serangan panas, itu berbahaya,” lanjut Hilman.

Untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan para jemaah saat pelaksanaan wukuf, pemerintah telah menyediakan sejumlah fasilitas di tenda Arafah. Di antaranya adalah kasur, bantal, selimut, serta pendingin ruangan.

Fasilitas ini memungkinkan jemaah untuk tetap beribadah seperti berdzikir atau tadarus Al-Qur’an di dalam tenda.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menyampaikan imbauan serupa agar para jemaah mengurangi kegiatan ibadah tambahan yang berpotensi menguras energi.

Baca juga:  Begini Cara Syarikh Bikin Jemaah Calon Haji Indonesia Rindu Suasana Kampung di Makkah

“Jangan terlalu banyak menguras tenaga untuk kegiatan tambahan seperti ziarah ke luar kota atau umrah sunah berulang,” jelas Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Akhmad Fauzin dalam konferensi pers pada (22/5/25).

Fauzin menambahkan, “Simpan energi untuk wukuf di Arafah dan rangkaian ibadah lainnya yang lebih utama.”

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci, termasuk tidak memaksakan diri untuk selalu salat di Masjidil Haram.

“Yang penting ibadah tetap jalan, fisik tetap bugar,” pungkas Fauzin.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Misa Paskah Dijaga Ketat, Polisi dan Gegana Siaga Penuh di Pasar Kemis
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Di Balik Lebaran, Ada Momen Hangat Pemuda Katolik & Gubernur Papua
Ancaman Keamanan Timur Tengah, Haji 2026 Bisa Dibatalkan? Pemerintah Siapkan Skenario Darurat
Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini
Mahfuz Sidik: Jika Serangan AS–Israel Berlanjut, Iran Berpotensi Alami Genosida seperti Gaza
Timur Tengah di Ambang Ledakan Besar? Mahfuz Sidik Ungkap Lima Dampak Serius Jika Perang Berlarut
Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah mengimbau jemaah calon haji mengurangi aktivitas fisik menjelang puncak ibadah wukuf di Arafah pada 5 Juni 2025. Imbauan ini dikeluarkan karena prediksi suhu ekstrem mencapai 50 derajat Celcius di Tanah Suci. Pemerintah juga menyediakan fasilitas seperti kasur, pendingin ruangan, dan selimut di tenda untuk menjaga kenyamanan jemaah selama pelaksanaan wukuf. Selain itu, jemaah disarankan untuk menghindari kegiatan tambahan seperti umrah sunah agar tenaga tetap terjaga demi kelancaran ibadah utama.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Senin, 6 April 2026 - 06:48 WIB

Misa Paskah Dijaga Ketat, Polisi dan Gegana Siaga Penuh di Pasar Kemis

Senin, 30 Maret 2026 - 12:45 WIB

Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:02 WIB

Di Balik Lebaran, Ada Momen Hangat Pemuda Katolik & Gubernur Papua

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:36 WIB

Ancaman Keamanan Timur Tengah, Haji 2026 Bisa Dibatalkan? Pemerintah Siapkan Skenario Darurat

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB

“Jusuf Hamka (kanan) berbincang dengan Hary Tanoesoedibjo (kiri) dalam suasana persidangan, terkait putusan gugatan perdata yang berujung kewajiban ganti rugi sebesar Rp 531 miliar.”

Hukum

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:50 WIB