Kemenperin Tinjau PT Doulton di Tangerang Gegara Produksi Terhenti Akibat Pembatasan HGBT

Avatar photo

Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin meninjau dampak pembatasan gas bumi HGBT di PT Doulton Tangerang ratusan karyawan dirumahkan akibat pasokan gas industri terbatas.(Instagram/febrihendri)

Kemenperin meninjau dampak pembatasan gas bumi HGBT di PT Doulton Tangerang ratusan karyawan dirumahkan akibat pasokan gas industri terbatas.(Instagram/febrihendri)

Metrosiar – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) turun langsung ke lapangan untuk memantau dampak pembatasan pasokan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang dialami sejumlah industri.

Salah satu yang terdampak adalah PT Doulton, pabrik keramik di Tangerang, Banten, yang terpaksa menghentikan sebagian operasinya akibat terbatasnya suplai gas.

Kondisi ini bahkan berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) sementara terhadap ratusan karyawan.

“Kami melakukan kunjungan ke PT Doulton dan melihat langsung proses produksi yang terganggu karena suplai gas berhenti,” ujar Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, saat ditemui media, Kamis (21/8/25).

Baca juga:  Kompak TVRI dan RRI Batalkan PHK Karyawan Imbas Efisiensi Anggaran Pemerintah

Menurutnya, perusahaan sudah merumahkan karyawan untuk beberapa waktu. Dari total 850 pekerja, sekitar 450 orang terpaksa tidak bekerja sementara akibat keterbatasan pasokan energi.

Pembatasan distribusi gas dilakukan oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) hingga mencapai 48 persen dari kebutuhan normal industri, dan kebijakan ini berlaku sampai (31/8/25).

Febri menyebut ada kejanggalan dalam kebijakan tersebut. Pasalnya, suplai gas dengan harga komersial yang mencapai lebih dari 15 USD per MMBTU justru tidak terganggu, sementara gas bersubsidi HGBT senilai 6,5 USD per MMBTU dibatasi.

Baca juga:  Potensi Ngada Siap Mendunia, Kemenkum NTT Genjot Legalitas Usaha demi Dongkrak Investasi dan Ekonomi Daerah

“Ini mengindikasikan tidak ada persoalan produksi maupun distribusi gas di sektor hulu. Pertanyaan kami, mengapa pasokan untuk HGBT yang justru ditujukan membantu industri dibatasi?” ungkapnya.

Sebagai informasi, program HGBT telah berjalan sejak 2020 dengan sasaran beberapa sektor industri, seperti pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, kaca, hingga sarung tangan karet.

Subsidi ini bertujuan meningkatkan daya saing sekaligus menjaga keberlangsungan produksi nasional.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Terdampak Gempa Jangan Lewat Jalur Sendiri, Pj Sekda Ngada Tegaskan Pendataan Wajib Satu Pintu
Hari Juang Polri ke-81, Kapolda Banten Serukan Semangat Perjuangan
Tambang Magelang Disorot, Agus Flores: Tanpa RKAB Jangan Beroperasi
Bupati Ray Bena Bergerak Tanpa Henti, 89 Paket Bantuan Darurat Tiba di Alowulan dan Ize
Gempa Flores Mengguncang Ngada: 6.898 Rumah Rusak, 3 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi
PDIP Ngada Turun ke Desa, Pengobatan Gratis hingga Beasiswa dan Sembako Ringankan Beban Warga
Выбор подходящей игры для вас на Pinco Casino Зеркало
Bank NTT Bergerak untuk Ngada, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan Lewat Posko BPBD
Berita ini 66 kali dibaca
Kemenperin meninjau dampak pembatasan gas bumi HGBT di PT Doulton Tangerang ratusan karyawan dirumahkan akibat pasokan gas industri terbatas.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Warga Terdampak Gempa Jangan Lewat Jalur Sendiri, Pj Sekda Ngada Tegaskan Pendataan Wajib Satu Pintu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:46 WIB

Hari Juang Polri ke-81, Kapolda Banten Serukan Semangat Perjuangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Tambang Magelang Disorot, Agus Flores: Tanpa RKAB Jangan Beroperasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Bupati Ray Bena Bergerak Tanpa Henti, 89 Paket Bantuan Darurat Tiba di Alowulan dan Ize

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Gempa Flores Mengguncang Ngada: 6.898 Rumah Rusak, 3 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi

Berita Terbaru

Tata Kelola & Konservasi

Tambang Magelang Disorot, Agus Flores: Tanpa RKAB Jangan Beroperasi

Sabtu, 22 Agu 2026 - 01:41 WIB