Bhayangkari Banten Gerak Serentak: Eco Enzyme Jadi Senjata Baru Selamatkan Lingkungan?

Sabtu, 29 November 2025 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Workshop Eco Enzyme Serentak Bhayangkari Seluruh Indonesia mengikuti materi dengan antusias di Aula Gawekuta Baluarti, Jumat (28/11/2025).

Peserta Workshop Eco Enzyme Serentak Bhayangkari Seluruh Indonesia mengikuti materi dengan antusias di Aula Gawekuta Baluarti, Jumat (28/11/2025).

SERANG, Metrosiar — Bhayangkari seluruh Indonesia menggelar Workshop Eco Enzyme secara serentak pada Jumat (28/11), termasuk di Aula Gawekuta Baluarti. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Bhayangkari dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui langkah sederhana namun berdampak besar.

Ketua Bhayangkari Daerah Banten, Ny. Ulfa Hengki, memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Banten, jajaran Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, tim Eco Enzyme Daerah Banten, serta seluruh peserta workshop.

Dalam sambutannya, Ny. Ulfa Hengki menyoroti ancaman penumpukan limbah rumah tangga dan industri yang dapat merusak kelestarian lingkungan di masa depan.
“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian Bhayangkari terhadap kelestarian bumi. Langkah kecil yang membawa dampak besar bagi lingkungan,” ujarnya.

Baca juga:  Rapat Koordinasi Pertanggungjawaban Pemerintah Desa Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Tahun 2025: Evaluasi dan Perencanaan Pembangunan
Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Ulfa Hengki menyerahkan plakat dan cinderamata kepada perwakilan instruktur pada Workshop Eco Enzyme Serentak Bhayangkari Seluruh Indonesia.

Eco Enzyme, cairan fermentasi serbaguna berbahan sisa sayur dan kulit buah, diperkenalkan sebagai solusi ramah lingkungan yang mudah dibuat. Peserta mempraktikkan langsung proses pembuatannya, mulai dari mencampur bahan hingga memahami masa fermentasi 90 hari.

Setelah jadi, Eco Enzyme dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti pembersih lantai, pengganti sabun cuci piring, penghilang pestisida, obat kumur, hingga penyubur tanah dan peningkat kualitas air. Ampasnya pun tetap berguna—dapat diolah menjadi pupuk organik, pembersih saluran air, hingga pengharum mobil.

Baca juga:  Penutupan Sementara Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten: Macan Putih, Macan Barengos, dan Jalak Harupat

Ny. Ulfa Hengki menegaskan bahwa manfaat terbesar Eco Enzyme adalah pelestarian bumi untuk generasi mendatang.
“Eco Enzyme adalah upaya menjaga lingkungan demi masa depan anak cucu kita. Mari kita lakukan bersama-sama dengan tulus,” ungkapnya.

Beliau berharap workshop ini menambah pengetahuan sekaligus mendorong peserta menerapkan Eco Enzyme dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat, menambah ilmu, dan dapat kita praktikkan dalam aktivitas sehari-hari,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB