Pondok Pesantren Ilhami Kemiri Wujudkan Kemandirian Ekonomi melalui UMKM

Avatar photo

Sabtu, 8 Maret 2025 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agribisnis Pemasaran Madu ruqiyah – sebagai sumber pemasukan serta edukasi bagi Siswa SMK dan Santri Ilhami Kemiri. (Foto: Ahmad/Metrosiar)

Agribisnis Pemasaran Madu ruqiyah – sebagai sumber pemasukan serta edukasi bagi Siswa SMK dan Santri Ilhami Kemiri. (Foto: Ahmad/Metrosiar)

 

Metrosiar – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi berbagai institusi pendidikan, termasuk pesantren.

Islamic Boarding School Yayasan Sekolah dan Pondok Pesantren Ilhami Kemiri memahami pentingnya UMKM sebagai salah satu pilar ekonomi pesantren yang tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga membentuk karakter murid dan santri dalam berwirausaha.

UMKM sebagai Pilar Ekonomi Pesantren

SMK maupun Pesantren Ilhami Kemiri telah mengembangkan berbagai usaha kecil dan menengah sebagai bagian dari program kemandirian ekonomi. Beberapa bidang usaha yang dikelola oleh Yayasan Ilhami ini adalah Madu ruqiyah.

Agribisnis Pemasaran Madu Ruqiyah – sebagai sumber pemasukan serta edukasi bagi Siswa SMK dan Santri Ilhami Kemiri.

Kuliner Pengolahan minuman Madu Herbal khas pesantren yang dipasarkan baik secara langsung di SMK Ilhami Kemiri maupun melalui platform digital.

Baca juga:  Gebyar Senam Sehat Komunitas Peduli Lingkungan Meriah, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Lingkungan

Toko dan Minimarket Pesantren – Menyediakan kebutuhan sehari-hari bagi santri dan masyarakat sekitar, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di dalam lingkungan Sekolah dan pesantren.

Dampak UMKM terhadap Kemandirian Pesantren

1. Meningkatkan Kesejahteraan Pesantren

Dengan adanya UMKM, SMK dan pesantren Ilhami Kemiri tidak hanya bergantung pada donasi, tetapi juga memiliki sumber pemasukan mandiri yang bisa digunakan untuk pengembangan fasilitas dan kesejahteraan santri.

2. Membentuk Jiwa Wirausaha Santri

Program UMKM yang diterapkan di SMK dan Pondok Pesantren Ilhami Kemiri juga menjadi bagian dari pendidikan karakter, di mana santri diajarkan keterampilan bisnis sejak dini, termasuk manajemen usaha, pemasaran, dan inovasi produk.

3. Membangun Kemandirian Masyarakat Sekitar

Selain bermanfaat bagi pesantren, UMKM juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

Tantangan dan Solusi dalam Pengembangan UMKM di Sekolah dan Pesantren

Baca juga:  Kades Kemiri Tanggapi Isu Negatif: Pintu Kantor Desa Terbuka untuk Semua

Meski memiliki potensi besar, pengelolaan UMKM di Sekolah maupun pesantren Ilhami Kemiri juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan penguasaan teknologi digital.

Beberapa solusi yang dapat diterapkan meliputi:

  • Kolaborasi dengan Pemerintah dan Lembaga Keuangan untuk mendapatkan pendanaan dan pelatihan usaha.
  • Pemanfaatan Teknologi Digital dalam pemasaran produk melalui media sosial dan e-commerce.
  • Pelatihan Berkelanjutan bagi siswa Santri dan Pengelola agar usaha yang dijalankan semakin profesional dan berkembang.

UMKM memiliki peran penting dalam membangun kemandirian ekonomi di SMK maupun Pondok Pesantren Ilhami Kemiri.

Melalui berbagai sektor usaha, pesantren tidak hanya mampu menciptakan sumber pendapatan mandiri tetapi juga membentuk karakter santri yang siap berwirausaha.

Dengan dukungan berbagai pihak, UMKM di Sekolah maupun pesantren dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.(*)

Editor : Ahmad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Tersentuh MBG, Ratusan Santri di Serang Dapat Makan Gratis
Geger! Dugaan Kasus LGBT di Yayasan Darul Ihsan Bikin Warga Karacak Resah
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:27 WIB

Belum Tersentuh MBG, Ratusan Santri di Serang Dapat Makan Gratis

Minggu, 20 September 2026 - 14:04 WIB

Geger! Dugaan Kasus LGBT di Yayasan Darul Ihsan Bikin Warga Karacak Resah

Jumat, 18 September 2026 - 12:01 WIB

Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Berita Terbaru

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. (kanan) berdiskusi bersama Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. (kiri) dalam pembahasan Police Governance.

TNI POLRI

Wakapolri Bicara Transformasi Polri di Hadapan Jimly

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:15 WIB

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan (kiri depan) bersama Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni (tengah) dan jajaran meninjau kawasan KHDTK Tumbang Nusa di tengah kondisi berkabut asap.

Peristiwa & Bencana

Karhutla Kalteng Makin Serius, Langkah Tegas Disiapkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 00:00 WIB

Warga dan para tamu undangan mengikuti acara syukuran peresmian Jalan Arjuna dalam suasana penuh kebersamaan.

Politik

36 Titik Jalan Dicor, Supriyatna: “Ini Baru Luar Biasa”

Selasa, 22 Sep 2026 - 23:25 WIB

Peristiwa & Bencana

Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama,18Rumah Terdampak

Selasa, 22 Sep 2026 - 23:02 WIB