Ci Mehong Tuntut Pemerintah Ambil Tindakan Terhadap Food Blogger yang Hancurkan Usaha UMKM

Avatar photo

Kamis, 6 Maret 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ci Mehong tuntut pemerintah turun tangan terkait food blogger yang memberikan ulasan negatif yang merugikan usaha UMKM miliknya. (Instagram/pikbakinghouse)

Ci Mehong tuntut pemerintah turun tangan terkait food blogger yang memberikan ulasan negatif yang merugikan usaha UMKM miliknya. (Instagram/pikbakinghouse)

 

Metrosiar – Pebisnis kuliner UMKM Tjie Nofie Handayani, atau lebih dikenal dengan nama Ci Mehong, kini tengah menjadi sorotan di media sosial.

Di platform media sosial, Ci Mehong dikenal karena produk kue bika ambon, lapis legit, dan jasa catering makanannya.

Namun, belakangan ini, produk dari bisnis UMKM Ci Mehong yang menggunakan akun @pikbakinghose menerima beberapa ulasan negatif dari influencer di kalangan pecinta kuliner.

Salah satunya datang dari influencer Tasyi Athasyia yang mengaku menemukan binatang kecil di dalam adonan kue bika ambon yang ia beli.

Meskipun demikian, pihak Ci Mehong membantah klaim tersebut, mengatakan bahwa benda tersebut adalah serpihan koran yang terbakar.

Akibatnya, media sosial Ci Mehong dibanjiri dengan berbagai komentar negatif dari netizen.

Baca juga:  Ekonomi Sirkular: Mengubah Limbah Jadi Produk Bernilai Tinggi Melalui Daur Ulang dan Reuse

Dalam sebuah wawancara di acara Feni Rose yang diunggah di kanal YouTube, Ci Mehong pun menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat campur tangan dalam mengatur para food blogger yang memberikan ulasan negatif yang berpotensi merugikan usaha kecil.

“Harus dilawan, dan seharusnya pemerintah juga turun tangan dengan adanya aturan hukum terkait hal ini,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, “Jika seorang reviewer menjatuhkan usaha orang lain, mereka seharusnya langsung dikenakan sanksi hukum.”

Menurutnya, tanpa adanya aturan, selebgram dan influencer akan bertindak semena-mena.

“Kalau dibiarkan begitu saja, mereka akan bertindak sesuka hati. Mereka punya tim untuk mengelola ini semua, sementara saya, sebagai pengusaha kecil, harus melakukannya sendiri tanpa bantuan tim,” ungkapnya.

Baca juga:  Danantara Indonesia Gandeng ACWA Power, Siapkan Investasi Energi Hijau US10 Miliar Dolar

Selain itu, Ci Mehong juga berbicara mengenai sertifikat halal yang harus dimiliki oleh para pengusaha. Ia menjelaskan produk olahannya sudah bersertifikat halal, kecuali untuk menu ayam.

“Mengapa kami harus membeli dari tempat besar yang sudah bersertifikat halal? Itu sulit untuk dilakukan,” katanya.

“Pemerintah harus memberi perhatian lebih pada pengusaha kecil seperti kami, agar kami bisa berkembang,” tambahnya.

Terakhir, Ci Mehong juga memberikan pesan untuk para konten kreator yang melakukan review makanan. Ia mengingatkan agar mereka tidak saling menjatuhkan.

“Jika ingin memberikan ulasan, katakan saja enak tanpa harus membandingkan dengan yang lain,” ujarnya.

“Kalau membandingkan, pasti yang mereka ulas akan dianggap lebih enak, karena mereka yang dibayar,” tutupnya.(*)

Sumber Berita: Media Sosial

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Berita Terbaru