Anggaran Badan Baru Prabowo, Sri Mulyani Sebut Tunggu Pembentukan Resmi

Avatar photo

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Mulyani tegaskan alokasi anggaran Badan Otorita Pantura Jawa dan Badan Industri Mineral menunggu pembentukan resmi. (Instagram.com/@smindrawati)

Sri Mulyani tegaskan alokasi anggaran Badan Otorita Pantura Jawa dan Badan Industri Mineral menunggu pembentukan resmi. (Instagram.com/@smindrawati)

Metrosiar – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan alokasi dana untuk dua lembaga baru bentukan Presiden Prabowo Subianto masih menunggu proses pembentukan resmi.

Dua lembaga tersebut adalah Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa serta Badan Industri Mineral.

Saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (25/8/25), Sri Mulyani menyampaikan pihaknya belum dapat menentukan besaran anggaran sebelum ada dasar hukum dan struktur kelembagaan yang jelas.

Baca juga:  Camat Turun Tangan! Kisah Haru di Balik Rumah Roboh yang Bangkitkan Solidaritas Warga

“Kalau nanti sudah dibentuk, pasti ada aturan turunannya,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus merespons pertanyaan publik mengenai sumber pendanaan bagi operasional kedua badan tersebut.

Menurutnya, meskipun pembentukan lembaga baru adalah bagian dari kebutuhan pemerintah, setiap badan negara tetap harus beradaptasi dengan kerangka fiskal yang ada.

Ia menekankan efisiensi serta kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran wajib dijaga agar tidak menambah beban fiskal berlebihan.

“Semua akan disesuaikan dengan prioritas pembangunan nasional,” tutur Sri Mulyani.

Baca juga:  Presiden Prabowo Sebut Renovasi 17 Stadion Berstandar FIFA Prestasi Pemerintahan Jokowi

Sebagai catatan, Badan Otorita Pantura Jawa diproyeksikan menangani persoalan penurunan muka tanah sekaligus proyek pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall.

Sementara itu, Badan Industri Mineral akan fokus pada riset serta pengembangan mineral strategis.

“Persoalan anggaran tidak bisa dijawab instan. Kami tunggu dulu dasar hukumnya, kalau sudah resmi baru bisa dibicarakan kebutuhan anggarannya,” jelasnya.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berkas Sudah P-21, Kuasa Pelapor Tegas: Jangan Giring Opini Seolah Polres Ngada Tak Profesional
Saat Bencana Datang, Jangan Hanya Menonton! PMI Ngada Ajak Warga Turun Jadi Relawan Kemanusiaan
GMKI Palangka Raya Kritik Penanganan Karhutla Kalteng: Negara Harus Hadir Sebelum Asap
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Kapal Rp1 Miliar Tenggelam di Laut Sawu, Nelayan Aimere Berpacu dengan Waktu Selamatkan “Basaudara”
Tanah Flores Diguncang Gempa, 58 Anak Ngada Justru Berlayar Menjemput Masa Depan
Sisa Kuota BBM Subsidi Tiba-Tiba Raib, Sopir di Ngada Curigai Ada “Permainan” Barcode SPBU
Celebrity Chefs Who Love to Cook with Spinanga – Recenze online kasina SpinWin
Berita ini 19 kali dibaca
Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan alokasi anggaran badan baru bentukan Presiden Prabowo Subianto masih menunggu dasar hukum. Dua lembaga tersebut adalah Badan Otorita Pantura Jawa dan Badan Industri Mineral, yang nantinya akan disesuaikan dengan prioritas pembangunan serta kerangka fiskal pemerintah.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Berkas Sudah P-21, Kuasa Pelapor Tegas: Jangan Giring Opini Seolah Polres Ngada Tak Profesional

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Saat Bencana Datang, Jangan Hanya Menonton! PMI Ngada Ajak Warga Turun Jadi Relawan Kemanusiaan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:09 WIB

GMKI Palangka Raya Kritik Penanganan Karhutla Kalteng: Negara Harus Hadir Sebelum Asap

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Kapal Rp1 Miliar Tenggelam di Laut Sawu, Nelayan Aimere Berpacu dengan Waktu Selamatkan “Basaudara”

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api

Minggu, 30 Agu 2026 - 18:58 WIB