Dukung Ekonomi Warga Binaan Melalui Produk FABA PLN Indonesia Power UBP Lontar Jalin Kerja Sama Dengan Lapas Kelas 1 Tangerang

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Senior Manager UBP Lontar Ria Indrawan bersama Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang Beni Hidayat meninjau langsung proses produksi paving block berbahan FABA oleh warga binaan di workshop Jawara Beton. (Dok. MCCK Kemiri)

Foto: Senior Manager UBP Lontar Ria Indrawan bersama Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang Beni Hidayat meninjau langsung proses produksi paving block berbahan FABA oleh warga binaan di workshop Jawara Beton. (Dok. MCCK Kemiri)

Metrosiar – Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kota Tangerang merupakan wadah pembinaan narapidana (warga binaan) selama menjalankan masa pidananya.

Dibalik tembok tinggi lapas terdapat ratusan hingga ribuan warga binaan yang harus dilakukan pembinaan rutin. Produksi limbah FABA menjadi salah satu peluang usaha yang bisa digerakkan agar memiliki nilai ekonomi yang bermanfaat bagi warga binaan kelak.

PT PLN Indonesia Power UBP Lontar bekerjasama dengan Lapas Kelas 1 Tangerang menghadirkan harapan melalui potensi sumber daya yang ada.

Ketersediaan bahan dasar Fly Ash & Bottom Ash (FABA) yang dimiliki oleh UBP Lontar kini bisa dimanfaatkan lebih lagi berkat adanya warga binaan yang terbentuk dalam kelompok Jawara Beton dan worskhop yang sudah tersedia di Lapas Kelas 1 Tangerang. Dengan adanya workshop ini menegaskan bahwa proses pembinaan warga binaan (narapidana) bukan semata-mata soal hukuman, tetapi juga tentang restorasi, pembinaan, dan persiapan kembali ke masyarakat.

Baca juga:  Rayakan Kemerdekaan ke-80 RI, UBP Lontar Resmikan Pembangunan Sekolah MI Al-Husna Kemiri Tangerang

Lebih dari itu, program ini juga bertujuan untuk: membekali keterampilan kerja praktis bagi warga binaan, meningkatkan rasa percaya diri dan produktivitas, membuka peluang usaha pasca bebas, dan tentunya, mempererat sinergi antara institusi, masyarakat, dan dunia usaha.

Dalam sambutannya Ria Indrawan, Senior Manager UBP Lontar menyampaikan, program ini sejalan dengan arahan Direktur Utama PT PLN (Persero) yang menyebutkan bahwa saat ini FABA tidak hanya dipandang sebagai limbah saja, melainkan sebagai peluang usaha bagi sektor-sektor tertentu, selain itu program ini juga menjadi langkah nyata penerapan Zero Waste yang saat ini menjadi fokus dunia.

Harapannya program ini memunculkan pengusaha-pengusaha baru dari Lapas Kelas 1 Tangerang setelah mendapatkan pembinaan dari sini. Ria mendorong pemanfaatan FABA harus lebih dimasifkan lagi melihat adanya peluang ekonomi yang bisa dihasilkan untuk masyarakat.

Beni Hidayat, Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang, dalam sambutan nya juga mengucapkan terima kasih kepada UBP Lontar atas kolaborasi dalam program pelatihan yang diberikan kepada warga binaan.

Baca juga:  Hari Kedua Operasi Keselamatan Maung 2026, Polisi Lebak Turun ke Jalan Bagikan Pamflet dan Stiker Imbauan

Saat ini produk paving yang sudah dihasilkan sejak April 2025 sudah mencapai 29.000 paving block dan sudah berhasil dimanfaatkan untuk fasilitas umum di sekitar Lapas.

Program ini juga telah memberdayakan sebanyak 11 orang pekerja secara rutin dengan upah yang akan rutin diberikan setiap bulannya yang kemudian akan diterima oleh warga binaan pasca bebas dari Lapas ini.

Kedepannya, produk ini akan dipasarkan kepada masyarakat umum dan menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah di Kota Tangerang.

Kerja sama ini merupakan wujud nyata penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dimana pemerintah membuka kesempatan bagi pelaku bisnis bermitra dengan lapas mengembangkan industri memanfaatkan tenaga kerja narapidana dan lahan lapas.

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB