Lebih Nyaman! Kemenag Siapkan Hotel Dekat Jamarat untuk Jemaah Haji

Avatar photo

Rabu, 28 Mei 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret tenda jemaah calon haji yang ada di Mina. (Instagram/kemenag_ri)

Potret tenda jemaah calon haji yang ada di Mina. (Instagram/kemenag_ri)

Metrosiar – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menerapkan skema tanazul sebagai solusi untuk mengurangi kepadatan di Mina saat puncak ibadah haji.

Skema ini memungkinkan sebagian jemaah calon haji tidak menginap di tenda-tenda Mina, melainkan kembali ke hotel yang berada di sekitar Jamarat, lokasi pelemparan jumrah.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan, sekitar 30 ribu jemaah calon haji Indonesia akan mengikuti skema tanazul ini.

“Langkah skema tanazul ini kami ambil untuk mengurangi kepadatan tenda Mina,” ujar Nasaruddin Umar usai menghadiri sidang Isbat awal Zulhijjah di Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag pada Rabu (28/5/25).

Baca juga:  NDC 3.0 Jadi Penentu Pasar Karbon, Indonesia Bidik Peluang di COP30

Lebih lanjut, Nasaruddin menjelaskan bahwa lokasi hotel yang digunakan justru lebih dekat ke tempat lontar jumrah dibandingkan dengan lokasi tenda di Mina.

“Bahkan, lokasi hotel lebih dekat ke tempat lontar jumrah dibandingkan kemah di Mina, karena ini ikhtiar kami agar jamaah lebih nyaman dan ibadah lebih lancar,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama juga memberikan update terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Baca juga:  Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore

Ia menyampaikan bahwa proses penyelenggaraan berjalan dengan baik tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, hingga saat ini penyelenggaraan haji berjalan lancar tanpa kendala berarti, kekurangan kecil yang sempat muncul dapat kami atasi dengan cepat,” imbuhnya.

Selain skema tanazul, Kemenag juga tengah berupaya menyelesaikan masalah lain yang muncul, seperti pemisahan pasangan jemaah akibat perbedaan Syarikah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sedang berkoordinasi dengan pihak Syarikah agar pasangan suami istri dapat menjalankan ibadah bersama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada
Sempat Memanas, Perselisihan GKPI Rajeg Kini Berakhir Damai
61 Unsur Bersiaga, Pengamanan Haul ke-68 Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani Dimatangkan
Haji 2027: BPIH Diusulkan Rp107,3 Juta, Jemaah Cukup Bayar 40 Persen
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Profil Gus Kikin, Ketua Umum PBNU 2026-2031
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Berita ini 13 kali dibaca
Kemenag terapkan skema tanazul untuk kurangi kepadatan Mina Jemaah haji akan diinapkan di hotel dekat Jamarat demi kenyamanan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:07 WIB

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis

Selasa, 22 September 2026 - 10:32 WIB

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Senin, 21 September 2026 - 23:17 WIB

Sempat Memanas, Perselisihan GKPI Rajeg Kini Berakhir Damai

Minggu, 20 September 2026 - 06:03 WIB

61 Unsur Bersiaga, Pengamanan Haul ke-68 Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani Dimatangkan

Minggu, 13 September 2026 - 18:37 WIB

Haji 2027: BPIH Diusulkan Rp107,3 Juta, Jemaah Cukup Bayar 40 Persen

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Ribuan Ojol Padati Kodam Jaya, HUT TNI Diwarnai Aksi Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:14 WIB

Kesehatan

10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:41 WIB