KPK Usulkan Dana APBN untuk Partai Politik, Istana Buka Suara

Avatar photo

Rabu, 21 Mei 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi pemberantasan korupsi - respon Istana tentang parpol diberi dana APBN. (Unsplash/Jesus Monroy Lazcan)

Foto ilustrasi pemberantasan korupsi - respon Istana tentang parpol diberi dana APBN. (Unsplash/Jesus Monroy Lazcan)

Metrosiar – Belum lama ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan usulan agar partai politik mendapatkan alokasi dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk mencegah praktik korupsi di kalangan partai politik.

Menanggapi hal tersebut, Istana melalui Kepala Presidential Communication Office (PCO) atau Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memberikan tanggapannya.

“Yang jelas Presiden itu kan punya agenda yang sangat serius untuk memberantas korupsi dan ini juga bagian dari Asta Cita, memberantas korupsi,” ujar Hasan Nasbi saat berbicara dengan wartawan di Jakarta Pusat pada Senin (19/5/25).

Baca juga:  Duuh King Abdi Main Salah, Promosi Toko Miras di Malang Berujung Panggilan Polisi

Hasan menegaskan segala ide terkait pemberantasan korupsi terbuka untuk didiskusikan. Menurutnya, dari berbagai gagasan yang muncul, nantinya akan dipilih yang paling tepat untuk dijadikan landasan hukum.

“Ide-ide untuk memberantas korupsi itu bisa didiskusikan dari siapa pun, ide untuk menekan korupsi itu bisa didiskusikan, dan nanti tentu bisa diproses mana ide terbaik, yang paling masuk akal, yang bisa dijadikan produk hukum,” jelasnya.

Pembahasan Dana Partai Perlu Kajian Mendalam

Menyoroti usulan dana APBN untuk partai politik, Hasan menyatakan hal tersebut perlu dikaji lebih lanjut.

Baca juga:  Rumah Zakat Peduli Warga Terdampak Banjir Jabodetabek, Terjun Langsung Lakukan Evakuasi

Jika tujuannya adalah mengurangi korupsi akibat tingginya biaya politik, maka diskusi lebih mendalam bisa dilakukan.

“Termasuk juga memperbaiki sistem politik kan, karena katanya kan biaya mahal karena sistem politiknya, jadi ada juga nanti akan muncul ide memperbaiki sistem politik supaya biaya tidak mahal lagi,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa upaya pemberantasan korupsi dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan.

“Jadi, memberantas korupsi itu bisa banyak pintu masuknya, bisa dari menambah bantuan, bisa dari memperbaiki sistem politik, jadi ide-ide ini nanti diskusikan lebih lanjut di DPR,” tandasnya.(*)

Editor : Nedu Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo
Cara Cek Kena Tilang ETLE atau Tidak Tanpa ke Kantor Polisi, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Kapolda Banten Beberkan Ancaman Baru, Pengamanan Objek Vital Kini Tak Bisa Lagi Cara Lama
Posyandu Mawar 6 Pasar Kemis Jadi Andalan Banten, Siap Tembus Tingkat Nasional
Sambut HUT RI ke-81, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Tranformasikan FABA Menjadi Ruang Belajar di Sekolah Sekitar Perusahaan
Lirik Potensi Ngada! SMKN 1 Larantuka Kirim Siswa PKL ke KPI Bejo, Belajar Langsung di Jantung Industri Perikanan
Laut Riung hingga Tambak Air Tawar Siap Dongkrak Ekonomi Ngada, Kadis Dominikus Bobi Isu: Potensinya Luar Biasa, Saatnya Dimaksimalkan
Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”
Berita ini 16 kali dibaca
Optimisme Perbaikan Sistem Politik dan Pemberantasan Korupsi Pembahasan mengenai pendanaan partai politik dari APBN dan perbaikan sistem politik dinilai sebagai langkah strategis untuk meminimalisir praktik korupsi. Dengan adanya diskusi terbuka, diharapkan dapat tercipta solusi terbaik yang efektif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:40 WIB

Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:49 WIB

Cara Cek Kena Tilang ETLE atau Tidak Tanpa ke Kantor Polisi, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Posyandu Mawar 6 Pasar Kemis Jadi Andalan Banten, Siap Tembus Tingkat Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Tranformasikan FABA Menjadi Ruang Belajar di Sekolah Sekitar Perusahaan

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:38 WIB

Lirik Potensi Ngada! SMKN 1 Larantuka Kirim Siswa PKL ke KPI Bejo, Belajar Langsung di Jantung Industri Perikanan

Berita Terbaru

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.

Hukum & Kriminal

3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan

Jumat, 24 Jul 2026 - 18:57 WIB

Petugas Tenaga kesetan Puskemas Kutabumi

Kesehatan

Pelayanan Puskesmas Kutabumi Diapresiasi Warga.

Kamis, 23 Jul 2026 - 18:30 WIB