Metrosiar – Sejumlah masyarakat yang melintas di Jalan Arya Kemuning, kelurahan Periuk, kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten mengeluhkan sudah lebih dari satu tahun terendam banjir. Salah satu warga menyebutkan saat hujan deras ketinggian banjir dapat mencapai 1 meter lebih sehingga kendaraan motor dan mobil tidak bisa di lewati.
Jalanan tidak selalu kering karena air dari drainase di kanan dan kiri jalan tidak mengalir dengan baik. Akibatnya, jalan sering kebanjiran hingga setinggi 30–50 cm. Bahkan saat musim panas (ketika seharusnya kering), jalan itu tetap tergenang air, sehingga menjadi licin dan ditumbuhi lumut.

Netizen pun membuat titik lokasi tersebut menjadi nama Danau Arya Kemuning seperti yang terlihat di gambar. Warga sekitar mengeluhkan sebab sering ada korban akibat genangan air tersebut karena jalanan licin.
Dulunya jalan Arya Kemuning merupakan jalur alternatif utama bagi warga yang ingin melintasi daerah tersebut. Kini, jalan tersebut mati total sejak 1 tahun lalu dan hanya dilalui oleh kendaraan yang memiliki ground clearence tinggi.










