Prabowo Tegas Tolak Campur Tangan Asing dalam Ekonomi RI

Rabu, 9 April 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam Sarasehan Ekonomi yang berlangsung di Menara Mandiri, Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam Sarasehan Ekonomi yang berlangsung di Menara Mandiri, Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025. (Foto: BPMI Setpres)

 

Metrosiar – Presiden Prabowo Subianto menekankan seluruh kebijakan pemerintahannya akan berpedoman pada prinsip-prinsip Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Pernyataan ini ia sampaikan saat membuka Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025.

Prabowo mengatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila.

Ia menolak pertumbuhan ekonomi yang mengorbankan persatuan nasional serta menentang penjualan sumber daya alam dan lahan kepada pihak asing dengan harga murah.

Baca juga:  Di Tengah Keterbatasan Personel, Kinerja Polda Banten Justru Melonjak di 2025

Prabowo juga menekankan arah pembangunan ekonomi nasional harus berpijak pada nilai-nilai kekeluargaan sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945.

Menurutnya, kebijakan ekonomi tidak boleh meninggalkan kelompok yang lemah dan harus menjunjung tinggi prinsip keadilan sosial.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan pentingnya transparansi dan komunikasi yang kuat kepada masyarakat, terutama dalam enam bulan pertama pemerintahannya.

Baca juga:  Dukung Bisnis Hijau Berkelanjutan, ATKARBONIST dan Sucofindo Adakan Green Gold Label Awareness Training

Presiden mengatakan hanya ingin dinilai berdasarkan kinerja nyata dan hasil yang dapat dibuktikan secara langsung.

Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang dalam setiap kebijakan strategis.

Ia menyebut bahwa pembangunan nasional akan diarahkan untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan PBB, termasuk ketahanan pangan, energi, dan air, serta upaya industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: setkab.go.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir
Bukan Lagi Beban, ATKARBONIST: Emisi Karbon Kini Jadi Aset Strategis Perusahaan!
Lupakan Greenwashing! Atkarbonist-Sucofindo Tegaskan Data Kredibel Adalah ‘Mata Uang’ Baru di Pasar Karbon
Berita ini 12 kali dibaca
Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh arah kebijakan pemerintahannya akan berpijak pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Dalam Sarasehan Ekonomi di Jakarta, ia menyampaikan komitmen terhadap ekonomi yang berkeadilan sosial, berbasis bukti nyata, serta fokus pada swasembada dan pembangunan berkelanjutan demi kemandirian bangsa.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Selasa, 14 April 2026 - 21:14 WIB

Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB