Harga Emas Global Tetap Tinggi Setelah Sempat Terguncang, Didorong Pembelian Bank Sentral China dan Polandia, Bagaimana dengan Indonesia?

Avatar photo

Sabtu, 5 April 2025 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Global Tetap Tinggi Walaupun Sempat Terguncang. (Foto Ilustrasi Emas/Freepik)

Harga Emas Global Tetap Tinggi Walaupun Sempat Terguncang. (Foto Ilustrasi Emas/Freepik)

 

Metrosiar – Harga emas global saat ini tetap berada pada level yang relatif tinggi meskipun sempat terpengaruh oleh ketegangan ekonomi, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana kenaikan tarif untuk beberapa negara mitra dagangnya.

Pada perdagangan Rabu (3/4/2025), harga emas di pasar spot turun 0,66% menjadi 3.112,83 dola AS per troy ons.

Penurunan ini terjadi setelah harga emas sempat mencapai rekor tertinggi di 3.167,57 dolar AS per troy ons, dan sempat jatuh ke level terendah 3.053,87 dolar AS, mencatatkan penurunan lebih dari 2%.

Namun, meskipun mengalami fluktuasi, harga emas masih tercatat mengalami kenaikan signifikan sepanjang tahun 2025, dengan kenaikan lebih dari 18%.

Harga Emas Global Tetap Tinggi walaupun sedikit Terguncang dengan kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump.
Harga Emas Global Tetap Tinggi. (Tangkapan Layar)

Salah satu faktor yang turut mendukung kenaikan harga emas adalah aksi beli dari beberapa bank sentral.

Pada bulan Februari 2025, bank sentral global tercatat membeli total 24 ton emas, dengan sembilan bank sentral melakukan pembelian bersih dan dua bank sentral lainnya justru melakukan penjualan.

Baca juga:  Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Bank Nasional Polandia menjadi yang terdepan, menambah 29 ton emas, menjadikannya bulan ke-11 berturut-turut pembelian bersih.

Selain Polandia, beberapa bank sentral lainnya juga tercatat melakukan pembelian bersih emas, seperti Bank Rakyat China, Bank Sentral Republik Turki, Bank Sentral Yordania, Bank Nasional Ceko, dan Bank Sentral Qatar.

Kenaikan cadangan emas global pada Februari 2025 tercatat mencapai 24 ton, dengan negara-negara berkembang seperti Polandia, China, Turki, dan Ceko mendominasi permintaan emas dari bank sentral.

Bank Nasional Polandia (NBP) memimpin dengan pembelian bersih terbesar, menambah 29 ton emas pada Februari, dan total kepemilikan emasnya kini mencapai 480 ton, atau sekitar 20% dari cadangannya.

Sementara itu, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) menambah 5 ton emas, dan Bank Sentral Republik Turki menambah 3 ton.

Begitu juga dengan Bank Sentral Yordania, Bank Sentral Qatar, dan Bank Nasional Ceko, yang masing-masing melaporkan penambahan cadangan emas.

Baca juga:  Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan

Namun, terdapat juga bank sentral yang melaporkan penurunan cadangan emas, seperti Bank Nasional Kazakhstan dan Bank Sentral Uzbekistan yang melakukan penjualan bersih masing-masing sebanyak 8 ton dan 12 ton pada bulan Februari.

Menurut laporan World Gold Council untuk April 2025, Amerika Se

Harga Emas Global Tetap Tinggi walaupun sedikit Terguncang dengan kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump.
Harga Emas Global Tetap Tinggi. (Tangkapan Layar)

rikat masih memimpin negara dengan cadangan emas terbanyak, yaitu 8.133,5 ton, diikuti oleh China dengan 2.289,5 ton, dan India dengan 879 ton.

Indonesia sendiri berada di peringkat ke-45 dengan cadangan emas sebanyak 78,6 ton.

 

Berikut 20 Negara cadangan emas tertinggi:

1. Amerika Serikat

2. Jerman

3. Italia

4. Prancis

5. Rusia

6. Tiongkok

7. Swiss

8. India

9. Jepang

10. Turki

11. Belanda

12. Polandia

13. Taiwan

14. Portugal

15. Uzbekistan

16. Arab Saudi

17. Kazakhstan

18. Lebanon

19. Spanyol

20. Inggris Raya.(*)

Editor : Ndaya Coya

Sumber Berita: CNBCIndonesia

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore
Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:16 WIB

Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Berita Terbaru

Nusantara

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:58 WIB