Cara Mengidentifikasi SPBU yang Menggunakan Alat Curang untuk Takaran Bensin

Avatar photo

Minggu, 23 Maret 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketahui cara mengidentifikasi SPBU curang dengan memeriksa kesesuaian volume bensin dan laporkan ke Pertamina Call Center 135 jika ditemukan. (Canva.com)

Ketahui cara mengidentifikasi SPBU curang dengan memeriksa kesesuaian volume bensin dan laporkan ke Pertamina Call Center 135 jika ditemukan. (Canva.com)

Metrosiar – Baru-baru ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkapkan praktik kecurangan di sebuah SPBU di Sentul, Bogor, yang dapat memanipulasi takaran bensin yang dijual.

Dengan modus ini, pengelola SPBU dapat menurunkan volume bahan bakar secara jarak jauh, yang menyebabkan pengurangan sekitar 4 persen atau sekitar 750 mililiter untuk setiap 20 liter bensin.

Sebagai respons terhadap temuan ini, Kemendag dan Bareskrim Polri menyegel SPBU tersebut dan menghentikan operasionalnya hingga waktu yang belum ditentukan.

Agar masyarakat tidak menjadi korban, mereka diimbau untuk lebih waspada saat melakukan pengisian bahan bakar.

Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah sebuah SPBU terlibat dalam kecurangan takaran bensin?

Baca juga:  Pelatihan Pengelolaan Sampah Pertamina Patra Niaga Dukung SDGs

Memeriksa Kesesuaian Volume Bensin

Heppy Wulansari, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, mengungkapkan bahwa sulit untuk mendeteksi SPBU yang curang hanya dengan melihat ciri-ciri tertentu.

Tetapi, konsumen biasanya dapat merasakan ketidaksesuaian takaran bensin yang diberikan.

“Konsumen mungkin bisa merasakan adanya kecurangan atau tidak,” ujar Heppy seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (22/3/2025).

Melalui penelusuran di media sosial, ditemukan sebuah pengalaman dari akun X, @Me************, yang mengungkapkan dia membeli bensin menggunakan botol minum berukuran 600 ml, namun di dispenser tercatat 1 liter.

Meski sempat mengajukan protes, akhirnya ia memilih untuk tidak melanjutkan permasalahan tersebut.

Baca juga:  Adian Napitupulu Serukan Kerja Sama Antar Kepala Daerah Atasi Banjir di Bogor, Jakarta, dan Bekasi

Sebagai informasi, membeli bensin dengan wadah yang tidak sesuai prosedur Pertamina sangat tidak disarankan.

Cara Melaporkan SPBU yang Diduga Curang

Jika masyarakat menemukan SPBU yang memberikan takaran bensin tidak sesuai, Heppy mengimbau untuk segera melapor ke Pertamina Call Center di nomor 135.

“Jika laporan diterima, nomor tiket yang diberikan akan langsung ditindaklanjuti oleh tim Pertamina untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut,” ujar Heppy.

Ia juga menambahkan bahwa jika terbukti ada kecurangan, Pertamina akan mengambil alih pengelolaan SPBU yang bersangkutan.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Kemendag dan Bareskrim Polri untuk memastikan tidak ada SPBU yang terlibat dalam praktik kecurangan,” tambahnya.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Kamis, 17 September 2026 - 06:39 WIB

Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang

Rabu, 16 September 2026 - 07:22 WIB

Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:14 WIB

Wakapolsek Kalideres AKP Aep Haryaman, S.H., M.H. (tengah) bersama Direktur PT MBK Ventura Susanti Gandaatmaja (kiri) dan Camat Kalideres Ziki Zulkarnain (kanan) dalam kegiatan edukasi literasi keuangan dan pemberian tempat sampah pilah.

Tata Kelola & Konservasi

Urusan Uang dan Sampah Jadi Perhatian di Kalideres

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:35 WIB