Kronologi Penembakan yang Menewaskan Warga Minahasa Tenggara, Ini Penjelasan Polda Sulut

Avatar photo

Selasa, 11 Maret 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden penembakan di Tambang Alason, Minahasa Tenggara, menyebabkan satu tewas. Polda Sulut lakukan penyidikan dan amankan barang bukti senjata. (Foto: Dok. Humas Polda Sulut)

Insiden penembakan di Tambang Alason, Minahasa Tenggara, menyebabkan satu tewas. Polda Sulut lakukan penyidikan dan amankan barang bukti senjata. (Foto: Dok. Humas Polda Sulut)

 

Metrosiar – Polda Sulawesi Utara (Sulut) mengungkap kronologi penembakan yang terjadi di lokasi tambang Alason, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Senin (10/03/2025).

Kejadian ini menyebabkan seorang warga tewas, diduga akibat tembakan dari anggota Brimob.

Wakil Kepala Polda Sulut, Brigjen Pol Bahagia Dachi, dalam konferensi pers di Mapolda pada Selasa (11/03/2025), menjelaskan insiden tersebut.

Menurut Bahagia, insiden berawal pada dini hari sekitar pukul 02.00 WITA, ketika sekelompok orang tak dikenal, diperkirakan sebanyak 50 orang, datang membawa senjata tajam seperti samurai dan parang, serta senapan angin.

Mereka diduga berniat mencuri hasil tambang di lokasi tersebut.

Tembakan Peringatan Tak Digubris

Brigjen Bahagia Dachi melanjutkan, ketika para pelaku mendekati lokasi, terdapat sekitar 6 anggota Brimob dan 2 anggota Polda Sulut yang berjaga.

Baca juga:  Bersih-Bersih Banten Lama! Kapolda Turun Langsung Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Petugas yang melihat kedatangan kelompok tersebut langsung memberikan tembakan peringatan, namun tidak digubris.

Akibatnya, terjadi tembak menembak yang menyebabkan 3 orang menjadi korban.

Salah satunya, Fernando alias Edo Tangkoto, tewas, sementara Christian Suoth terluka di kaki, dan David Tontey mengalami luka akibat terjatuh.

Kekacauan Pasca Penembakan

Setelah kejadian tersebut, berita tersebut menyebar ke masyarakat sekitar, yang kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi.

Diperkirakan lebih dari 100 orang tiba di lokasi dan melakukan aksi anarkis, termasuk perusakan dan pembakaran aset di area tambang.

Beberapa barang yang dihancurkan meliputi 1 unit camp, 2 unit sepeda motor, 1 unit mobil double cabin, serta pencurian carbon yang mengandung emas.

Proses Penyidikan dan Pemeriksaan

Polda Sulut segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan autopsi terhadap korban tewas.

Baca juga:  Prestasi Membanggakan, Kecamatan Kemiri Sabet Gemilang Financial Award 2025

Selain itu, Bid Propam Polda Sulut memeriksa 8 anggota yang diduga terlibat dalam insiden tersebut, yang semuanya merupakan anggota Polda Sulut, termasuk Brimob.

Barang bukti yang diamankan antara lain senjata api, amunisi, serta magazinenya.

Brigjen Bahagia Dachi menambahkan setelah pemeriksaan selesai, kedelapan anggota tersebut akan menjalani pemeriksaan khusus (Patsus) di Mapolda Sulut.

Tim Bidlabfor Polda Sulut juga akan melakukan uji balistik terhadap senjata api dan amunisi yang ditemukan.

Situasi Terkendali

Saat ini, Polda Sulut terus berkoordinasi dengan pihak Kedokteran Forensik RSUD Dr. R.D. KANDOU terkait hasil autopsi.

Meskipun insiden ini menimbulkan ketegangan, Brigjen Bahagia Dachi memastikan situasi di wilayah hukum Polres Minahasa Tenggara pasca kejadian berada dalam kondisi kondusif dan terkendali.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Tribun Manado

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik
Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio
Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat
Disambut Bak Pahlawan! Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Spirit PSN Ngada U-17, Manajer: “Serang Duluan, Jangan Tunggu Lawan!”
Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo
Cara Cek Kena Tilang ETLE atau Tidak Tanpa ke Kantor Polisi, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:47 WIB

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:30 WIB

Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio

Senin, 27 Juli 2026 - 20:10 WIB

Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:18 WIB

Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat

Berita Terbaru

Penyerahan SK oleh Rudi Ongky G selaku Ketua Markas Daerah Provinsi Banten kepada Panji Kuswanto selaku Ketua Markas Cabang Kabupaten Lebak yang baru

Sosial Kemasyarakatan

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:47 WIB