Jam Berapa Kemenag Gelar Sidang Isbat untuk Tentukan Awal Ramadan 1446 H? Ini Jadwal dan Linknya

Avatar photo

Jumat, 28 Februari 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk menentukan 1 Ramadan 1446 H, yang dapat disaksikan oleh masyarakat melalui live streaming. (tangkapan layar instagram @bimasislam)

Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk menentukan 1 Ramadan 1446 H, yang dapat disaksikan oleh masyarakat melalui live streaming. (tangkapan layar instagram @bimasislam)

Metrosiar – Kementerian Agama (Kemenag) akan melaksanakan Sidang Isbat untuk menetapkan awal bulan Ramadhan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025.

Sidang tersebut akan diadakan di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat No. 3-4, Jakarta Pusat.

Kehadiran Tokoh-Tokoh Penting dalam Sidang Isbat

Dalam sidang isbat ini, sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi akan hadir, seperti yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung,” ujarnya, dikutip dari laman Kemenag (28/2/2025).

Tiga Tahapan dalam Sidang Isbat Ramadhan 2025

Sidang Isbat untuk menentukan awal puasa Ramadhan 2025 Indonesia akan dilakukan dalam tiga tahap utama, yaitu:

  1. Pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.
  2. Verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.
  3. Musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik.
Baca juga:  Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Barat Daya Bayah-Banten, Terasa hingga Sukabumi

“Kita berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadhan tahun ini secara bersama-sama,” tambahnya.

Agenda Sidang Isbat Ramadhan 2025

Berikut adalah beberapa agenda dalam sidang isbat untuk menentukan 1 Ramadhan 1446 H:

  • Pukul 16.30 WIB – Seminar posisi hilal (terbuka untuk umum dan dapat disaksikan melalui live streaming di channel YouTube Bimas Islam TV).
  • Pukul 18.30 WIB – Sidang Isbat (tertutup untuk umum)
  • Pukul 19.05 WIB – Konferensi pers penetapan 1 Ramadhan 1446 H (dapat disaksikan melalui live streaming di YouTube Kemenag RI).
Live Streaming Sidang Isbat Ramadhan 2025

Masyarakat dapat menyaksikan langsung sidang isbat Ramadhan 2025 melalui link live streaming yang akan dimulai pada pukul 16.00 WIB, Jumat, 28 Februari 2025.

Link live streaming sidang isbat tersedia di SINI.

Data Hisab dan Proses Rukyat Hilal Ramadhan 2025

Menurut Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat, berdasarkan data hisab, ijtimak awal Ramadhan 1446 H terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB.

Baca juga:  Peringati Hari Pramuka, Kapolresta Tangerang Sebut Pramuka Kawah Candradimuka Karakter Gen-Z

Pada hari tersebut, ketinggian hilal di Indonesia berkisar antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.

“Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat. Namun, keputusan akhirnya kita tunggu berdasarkan hasil sidang isbat yang akan diumumkan Menteri Agama,” jelas Arsad.

Kemenag akan berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kemenag di berbagai daerah untuk melakukan rukyatul hilal di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Hasil dari hisab dan rukyat ini akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan sidang isbat. Masyarakat diminta untuk menunggu hasil resmi yang akan diumumkan oleh pemerintah.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Kemenag.go.id, Instagram @bimasislam

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:52 WIB

RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Berita Terbaru