Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Avatar photo

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, Metrosiar – Upaya mendorong generasi muda Jakarta Utara agar semakin kreatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi terus dilakukan melalui berbagai ruang kolaborasi. Salah satunya melalui dialog interaktif bertajuk “Memanfaatkan Media Digital dan Infrastruktur Teknologi untuk Karya Anak Muda Jakarta Utara”.

 

Kegiatan yang digagas Jakut Hub bersama Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Administrasi Jakarta Utara serta Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) tersebut berlangsung di Walang Kopi (Wako), Koja, Jakarta Utara, Jumat (4/9/2026) sore.

 

Dialog mengangkat tema “Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas” dengan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Direktur Utama PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) Nur Iswan, Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi Publik Sudin Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Utara Ruki Cita Munggaran, serta Pembina Jakut Hub Ikhwan Ridwan Boim.

 

Jakut Hub Jadi Ruang Pengembangan Potensi Anak Muda

 

Ruki Cita Munggaran mengatakan tema tersebut relevan dengan kondisi generasi muda yang menghadapi perubahan dunia kerja dan persaingan yang semakin dinamis.

 

Menurutnya, tantangan pengangguran usia muda perlu dijawab melalui kolaborasi dan peningkatan kapasitas. Karena itu, Jakut Hub diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang pengembangan bagi generasi Z di Jakarta Utara.

 

“Pengangguran usia muda masih menjadi tantangan yang harus kita jawab bersama. Karena itu, Jakut Hub dibentuk sebagai semacam inkubator bagi generasi Z di Jakarta Utara. Ini menjadi wadah untuk berkumpul, bertukar gagasan, mengembangkan kreativitas, sekaligus meningkatkan kemampuan,” ujar Ruki.

 

Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi digital seharusnya tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana hiburan. Dunia digital juga dapat menjadi ruang untuk mempelajari keterampilan baru, membangun jaringan, menghasilkan karya, hingga membuka peluang ekonomi.

 

“Dunia nyata dan dunia digital harus bisa berjalan beriringan. Anak-anak muda harus mampu memanfaatkan waktu di dunia digital untuk menambah skill, membangun jejaring, menghasilkan karya, bahkan membuka peluang usaha yang nantinya juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tuturnya.

 

Baca juga:  Pertama di Dunia! Mengenal Di-Space, Pusat Edukasi Kendaraan Listrik Milik BYD

Ruki berharap keberadaan Jakut Hub dapat memperkuat ekosistem anak muda di Jakarta Utara sehingga mereka tidak berhenti sebagai pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta karya dan peluang.

 

“Manfaatkan Jakut Hub sebaik-baiknya. Kami ingin anak-anak muda Jakarta Utara menjadi generasi yang berdaya, produktif, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta karya dan peluang,” katanya.

 

Kreativitas Anak Muda Jakarta Utara Punya Potensi Besar

 

Pembina Jakut Hub Ikhwan Ridwan Boim mengatakan Jakut Hub hadir sebagai ruang yang mempertemukan anak muda dengan berbagai latar belakang dan potensi.

 

Menurutnya, banyak anak muda memiliki ide dan kreativitas yang kuat, tetapi membutuhkan ruang, jaringan, serta lingkungan yang mendukung agar gagasan tersebut dapat berkembang menjadi karya nyata.

 

“Jakut Hub ini bukan hanya tempat berkumpul, tetapi bagaimana kita menciptakan ekosistem anak muda yang bisa saling menginspirasi dan berkolaborasi. Banyak anak muda memiliki ide dan kreativitas yang luar biasa, tetapi terkadang mereka membutuhkan ruang, teman, dan ekosistem untuk mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah karya,” ungkap Boim.

 

Ia menilai media digital saat ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat sekaligus mengembangkan potensi ekonomi.

 

“Sekarang siapa pun bisa berkarya dan memiliki panggungnya sendiri melalui media digital. Tinggal bagaimana anak-anak muda ini mampu menggunakan teknologi secara positif, konsisten mengembangkan kemampuan, dan menghasilkan konten atau karya yang memiliki nilai,” jelasnya.

 

Kreativitas Digital Perlu Diikuti Literasi

 

Dorongan terhadap kreativitas digital juga sejalan dengan berbagai kegiatan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara yang menempatkan literasi dan pengembangan potensi generasi muda sebagai bagian penting dalam menghadapi perubahan zaman.

 

Pada Agustus 2026, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara bersama Sudin Kominfotik menggelar kegiatan Pentas Literasi bertema “Internet dan Jejak Digital” yang diikuti pelajar SMP. Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dalam menggunakan internet secara bijak sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja.

Baca juga:  SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung

 

Di sisi lain, kreativitas pemuda Jakarta Utara juga telah terlihat dalam Ajang Kreativitas Pemuda Jakarta (AKPJ) 2026. Kontingen Jakarta Utara berhasil meraih sejumlah prestasi, termasuk juara pada kategori Booth Kreativitas dan Modern Dance serta posisi tiga besar dalam kategori desain grafis, vokal, band, dan tari kreasi Betawi.

 

Hal tersebut menunjukkan bahwa potensi generasi muda Jakarta Utara tidak hanya berada pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan menciptakan karya di bidang seni, desain, konten, dan ekonomi kreatif.

 

Teknologi Bisa Membuka Peluang Ekonomi

 

Pemanfaatan teknologi juga semakin penting di tengah kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Pada Mei 2026, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Sudin Nakertransgi menggelar Job Fair dengan menyediakan 2.665 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan. Kegiatan tersebut menggunakan pola hibrida sehingga pencari kerja dapat mengakses informasi lowongan dan mengunggah dokumen secara daring sebelum mengikuti tahapan berikutnya.

 

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan digital semakin memiliki keterkaitan dengan dunia kerja. Karena itu, ruang seperti Jakut Hub diharapkan dapat membantu generasi muda mengembangkan keterampilan, membangun jejaring, sekaligus mengenali peluang yang tersedia.

 

Boim berharap dialog interaktif tersebut dapat menjadi pemantik agar generasi muda Jakarta Utara berani mengambil peran lebih besar di ruang digital.

 

“Kami ingin Jakut Hub menjadi rumah bersama bagi anak-anak muda Jakarta Utara. Dari sini mudah-mudahan lahir lebih banyak karya, komunitas, kolaborasi, bahkan peluang usaha baru. Jadi, anak muda bukan hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga ikut menciptakan perubahan,” pungkasnya.

 

Dengan semakin terbukanya akses terhadap teknologi dan media digital, generasi muda Jakarta Utara memiliki peluang untuk mengembangkan kreativitas menjadi karya yang bernilai. Tantangannya adalah bagaimana peluang tersebut diikuti peningkatan keterampilan, literasi digital, konsistensi, serta kolaborasi sehingga teknologi benar-benar dapat menjadi sarana untuk “naik kelas”.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai
Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur
Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:34 WIB

Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Berita Terbaru

Nusantara

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:20 WIB

Petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama aparat terkait melakukan pemantauan dan penataan lapak pedagang di kawasan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

SP3 PKL Kutabaru Terbit, Penertiban Mandek Sebulan: Ada Apa?

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB