Kapal Rp1 Miliar Tenggelam di Laut Sawu, Nelayan Aimere Berpacu dengan Waktu Selamatkan “Basaudara”

Avatar photo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Rp1 Miliar Tenggelam di Laut Sawu, Nelayan Aimere Berpacu dengan Waktu Selamatkan “Basaudara” (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Kapal Rp1 Miliar Tenggelam di Laut Sawu, Nelayan Aimere Berpacu dengan Waktu Selamatkan “Basaudara” (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Suasana di perairan Pantai Selatan Kabupaten Ngada mendadak geger, Minggu siang. Kapal Motor Lampara “Basaudara”, milik nelayan lokal Aimere, No Bongkar alias No Weki, tenggelam saat sedang berlabuh di depan Pelabuhan Perikanan Aimere, Desa Aimere Timur.

Kapal nelayan dengan tonase sekitar 20 ton itu kini nyaris sepenuhnya berada di dasar perairan Laut Sawu. Dari permukaan laut, hanya tiang kapal dan panel surya yang masih terlihat, menjadi penanda keberadaan kapal yang selama ini menjadi tumpuan aktivitas melaut sang pemilik.

Tenggelamnya Kapal Motor Lampara “Basaudara” sontak mengundang perhatian nelayan dan warga sekitar. Tanpa menunggu bantuan peralatan berat, sejumlah nelayan langsung turun ke laut dan berjibaku melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan kapal tersebut.

Mereka berpacu dengan waktu

Di tengah laut, upaya pengapungan dilakukan secara manual dengan memanfaatkan peralatan seadanya. Tong dan drum digunakan sebagai alat bantu untuk menciptakan daya apung agar badan kapal yang berada di dasar laut dapat perlahan terangkat kembali ke permukaan.

Baca juga:  BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial bagi Pekerja Sosial Masyarakat

Sejumlah nelayan yang terlibat langsung dalam operasi penyelamatan itu di antaranya Ananias Loma, Man Sina, Boni Wele, bersama rekan-rekan mereka, dibantu nelayan lain serta warga sekitar.

Proses pengapungan dilakukan dengan menenggelamkan tong dan drum di sekitar bagian lunas kapal. Wadah-wadah tersebut terlebih dahulu diisi air agar dapat diturunkan ke posisi yang diinginkan.

Setelah berada di bawah dan di sekitar badan kapal, air di dalam tong dan drum kemudian dikeluarkan dan digantikan dengan tekanan udara.

Tekanan angin itulah yang diharapkan mampu menghasilkan daya apung untuk mengangkat kapal secara perlahan dari dasar laut.

Cara sederhana tersebut menjadi satu-satunya harapan para nelayan untuk menyelamatkan Kapal Motor Lampara “Basaudara”. Mereka terus bekerja, mengatur posisi drum dan tong, serta berusaha mencari titik terbaik agar kapal seberat puluhan ton itu bisa kembali muncul ke permukaan.

Baca juga:  Dana Fantastis!! 33 Poktan di Ngada Olah 1.341 Hektar Lahan Sawah, Kementan Gelontorkan 6 Miliar Lebih

Sejumlah warga tampak berada di sekitar lokasi, sebagian ikut membantu, sementara lainnya menyaksikan perjuangan para nelayan yang berupaya menyelamatkan kapal tersebut.

Beruntung, peristiwa tenggelamnya Kapal Motor Lampara “Basaudara” tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, kerugian akibat insiden ini diperkirakan tidak kecil. Nilai kapal beserta perlengkapannya ditaksir mencapai Rp700 juta hingga Rp1 miliar.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pengapungan masih terus berlangsung. Para nelayan bersama warga belum menyerah dan terus berjuang mengangkat kembali Kapal Motor Lampara “Basaudara” dari dasar perairan di depan Pelabuhan Perikanan Aimere.

Sementara itu, penyebab pasti tenggelamnya kapal masih belum diketahui dan memerlukan penelusuran lebih lanjut.

Di tengah Laut Sawu, perjuangan masih berlangsung. Tong, drum, tenaga, dan harapan kini menjadi taruhan untuk menyelamatkan “Basaudara” agar kembali mengapung.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanah Flores Diguncang Gempa, 58 Anak Ngada Justru Berlayar Menjemput Masa Depan
Sisa Kuota BBM Subsidi Tiba-Tiba Raib, Sopir di Ngada Curigai Ada “Permainan” Barcode SPBU
Celebrity Chefs Who Love to Cook with Spinanga – Recenze online kasina SpinWin
PMI Ngada Bergerak di Tengah Luka Gempa Flores, JK Kirim Lebih 100 Ton Bantuan untuk Korban Bencana
Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Robocats in Entertainment: Revolutionizing Gaming Experiences s Casinem RoyalBet
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Kapal Rp1 Miliar Tenggelam di Laut Sawu, Nelayan Aimere Berpacu dengan Waktu Selamatkan “Basaudara”

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Tanah Flores Diguncang Gempa, 58 Anak Ngada Justru Berlayar Menjemput Masa Depan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Sisa Kuota BBM Subsidi Tiba-Tiba Raib, Sopir di Ngada Curigai Ada “Permainan” Barcode SPBU

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Celebrity Chefs Who Love to Cook with Spinanga – Recenze online kasina SpinWin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:53 WIB

PMI Ngada Bergerak di Tengah Luka Gempa Flores, JK Kirim Lebih 100 Ton Bantuan untuk Korban Bencana

Berita Terbaru