Bajawa.Metrosiar- Bantuan untuk warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada terus berdatangan.
Di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar pascabencana, PT Taspen Cabang Ende bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 5 unit genset, 25 terpal, 300 paket sembako, serta obat-obatan.
Bantuan tersebut disalurkan PT Taspen Cabang Ende atas arahan BUMN melalui Danantara sebagai bagian dari penanganan pascabencana gempa bumi Flores-NTT, khususnya untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Ngada.
Branch Manager PT Taspen Cabang Ende, Frans Davids Masombe, kepada wartawan, Selasa (18/8/2026), mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Taspen terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
“Bantuan ini merupakan arahan BUMN melalui Danantara dalam penanganan pascabencana gempa bumi Flores-NTT, khususnya bagi warga terdampak di Kabupaten Ngada. Ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam misi kemanusiaan,” ujar Frans.

Menurut Frans, bantuan yang sebelumnya menjadi bagian dari penyaluran untuk wilayah Ende kemudian diarahkan ke Kabupaten Ngada setelah melihat kebutuhan masyarakat terdampak gempa yang cukup besar.
Langkah tersebut menjadi bentuk respons cepat agar bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan, terutama di lokasi-lokasi yang masih mengalami keterbatasan pascabencana.
Frans menjelaskan, penyerahan bantuan sedianya dilakukan langsung oleh Komisaris Utama bersama perwakilan Direktur PT Taspen. Namun, karena adanya agenda lain, penyaluran akhirnya dilakukan oleh dirinya selaku Branch Manager PT Taspen Cabang Ende.
“Kami berkolaborasi dengan Pemda Ngada dan BPBD untuk menyalurkan bantuan ini langsung ke titik-titik yang memang membutuhkan,” katanya.

Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan pangan. Lima unit genset dengan kapasitas yang disebut mencapai 5.000, 7.000 dan 8.000 PK turut dikirim untuk membantu kebutuhan penerangan dan aktivitas warga di wilayah terdampak.
Selain itu, Taspen menyerahkan 25 unit terpal dan 300 paket sembako, serta obat-obatan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak gempa.
Frans berharap seluruh bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan meringankan beban masyarakat yang hingga kini masih berada dalam masa tanggap dan pemulihan pascabencana.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga terdampak di wilayah Kabupaten Ngada dan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Pemkab Ngada Apresiasi Gerak Cepat Taspen
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada, Yohanes Ghae, yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati Ngada, menyampaikan apresiasi kepada PT Taspen yang ikut ambil bagian dalam penanganan pascagempa.

Menurut Yohanes, dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
“Pemerintah Kabupaten Ngada menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Taspen yang telah mengambil bagian dalam membantu warga terdampak gempa di Kabupaten Ngada,” kata Yohanes.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, BPBD, lembaga pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dampak bencana.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi sekaligus mempercepat proses pemulihan di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Di tengah kepanikan dan keterbatasan yang masih dirasakan masyarakat, bantuan berupa pangan, perlengkapan darurat, penerangan hingga obat-obatan menjadi sangat berarti.
Taspen hadir membawa bantuan. Pemerintah bergerak. Dan solidaritas terus mengalir untuk membantu warga Ngada bangkit dari gempa.*
https://youtu.be/3N4a5ZAvxy0?si=zcA_KIuiwOvWOYxK










