Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Suasana duka dan haru menyelimuti prosesi pemakaman militer almarhum Serka Heri Wahyudi, Babinsa Desa Pagedangan, anggota Koramil 11/Pasar Kemis, Kodim 0510/Tigaraksa. Upacara berlangsung di TPU Perum Rajeg Asri, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (28/3/2026).
Prosesi penghormatan terakhir bagi prajurit TNI Angkatan Darat tersebut digelar secara khidmat mulai pukul 12.30 WIB hingga 13.30 WIB, dipimpin langsung oleh Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf. Yudho Setyono, S.H. sebagai inspektur upacara.
Almarhum Serka Heri Wahyudi wafat karena sakit pada usia 47 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan sesama prajurit dan masyarakat yang mengenalnya sebagai Babinsa yang aktif, ramah, dan selalu hadir di tengah warga.
Semasa pengabdiannya, almarhum dikenal sebagai prajurit yang penuh tanggung jawab serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial di wilayah Desa Pagedangan.
Prosesi pelepasan jenazah diawali dari rumah duka di Perumahan Rajeg Asri Blok C 16 No. 1, Kelurahan Rajeg, Kecamatan Rajeg. Sejumlah personel dari Kodim 0510/Tigaraksa, Koramil 11/Pasar Kemis, Den Arhanud 003/Ark, serta unsur Kogartap I Jakarta turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Rangkaian upacara dimulai dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada inspektur upacara, dilanjutkan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum serta apel persada sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan.

Suasana semakin mengharukan saat regu salvo melepaskan tembakan penghormatan, diiringi isak tangis keluarga yang mengantar almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir.
Setelah prosesi tabur bunga oleh keluarga, inspektur upacara melakukan penimbunan liang lahat secara simbolis dan meletakkan karangan bunga atas nama negara, bangsa, dan TNI sebagai penghormatan terakhir.
Semasa hidupnya, almarhum menerima sejumlah tanda kehormatan negara, di antaranya Satyalancana VIII Tahun, XVI Tahun, XXIV Tahun, BKEP Nararia, serta Satyalancana Dharma Nusa.
Almarhum meninggalkan seorang istri, Anggraeni, dan tiga orang anak yang masih berstatus pelajar.
Dalam keterangannya, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf. Yudho Setyono, S.H. menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.
“Kami keluarga besar Kodim 0510/Tigaraksa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Serka Heri Wahyudi. Beliau adalah prajurit yang loyal, berdedikasi tinggi, dan selalu mengutamakan pengabdian kepada bangsa, negara, serta masyarakat di wilayah binaannya,” ujar Dandim.
Ia juga menegaskan bahwa jasa dan pengabdian almarhum akan selalu menjadi teladan bagi seluruh prajurit.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan,” tambahnya.

Prosesi pemakaman militer berakhir pada pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh khidmat. Kepergian Serka Heri Wahyudi menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar TNI AD, khususnya Koramil 11/Pasar Kemis.









