Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Rumah Quran Saqura Cisoka menggelar kegiatan murajaah (mengulang hafalan) Al-Qur’an sekaligus buka puasa bersama para santriwan dan santriwati pada Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB ini menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan untuk memperkuat hafalan serta menumbuhkan kebersamaan di antara para santri.
Dalam wawancaranya dengan Metrosiar, Ustadzah Ana Cholisshatul Maghfiroh, S.Pd.Gr., M.I.Kom., selaku pengajar bidang kurikulum menjelaskan bahwa kegiatan ini selalu diawali dengan murajaah hafalan Al-Qur’an para santri, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Ia menegaskan bahwa para santri merupakan aset berharga bagi umat Islam karena mereka diharapkan menjadi generasi yang menjaga kemurnian Al-Qur’an di masa depan.
“Acara ini rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan, dimulai dengan memurajaah hafalan Al-Qur’an para santri setelah itu dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Mereka para santri adalah aset berharga bagi kita semua umat Islam karena mereka adalah kebanggaan para orang tuanya, juga kelak nantinya yang akan menjaga kemurnian Al-Qur’an ini. Alhamdulillah jumlah santri di Rumah Quran Saqura sekarang kurang lebih ada 80 santriwan dan santriwati,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Rumah Quran Saqura, Ustadzah Sarah Qurratu Aini, S.Pd.I., Alhafidzah, dalam tausiah nya mengatakan:
Penghafal Al-Qur’an (Hafizh/Hafizhah) memiliki keutamaan luar biasa, di antaranya:
• Ditinggikan derajatnya di surga, diberikan mahkota cahaya untuk orang tua, dan menjadi keluarga Allah di bumi. Mereka termasuk golongan manusia terbaik, bersama para malaikat, serta mendapatkan syafaat (pertolongan) Al-Qur’an pada hari kiamat.
Di antaranya adalah rincian keutamaan penghafal Al-Qur’an menurut hadits dan ajaran Islam:
• Ditinggikan Derajat di Surga: Penghafal Qur’an akan diminta membaca dan naik derajat di surga sesuai dengan akhir ayat yang mereka baca.
• Mahkota Cahaya bagi Orang Tua: Orang tua penghafal Qur’an akan dipakaikan mahkota cahaya di akhirat yang sinarnya lebih terang dari matahari.
• Manusia Terbaik: Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya”.
• Menjadi Keluarga Allah: Penghafal Al-Qur’an dianggap sebagai Ahlullah (keluarga Allah) di dunia.
• Syafaat di Hari Kiamat: Al-Qur’an akan datang memberi syafaat dan membela penghafalnya dari azab api neraka.
• Bersama Para Malaikat: Orang yang mahir membaca dan menghafal Al-Qur’an akan ditempatkan bersama malaikat yang mulia.
• Ketenangan Jiwa: Menghafal Qur’an memberikan ketenangan jiwa, menjaga akal, serta mendatangkan keberkahan.
• Diperbolehkan Iri (Ghibthah): Iri kepada penghafal Qur’an diperbolehkan dalam rangka memotivasi diri untuk berbuat kebaikan serupa.
Keutamaan ini dicapai dengan niat ikhlas, sering melakukan murajaah, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kemudian ditutup pada pukul 18.09 WIB dengan doa bersama, dilanjutkan berbuka puasa dan shalat maghrib berjamaah.









