Air PAM Bau Menyengat, Sumber Air Diduga Tercemar Limbah Kimia dari Pabrik Terbakar

Avatar photo

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran berjaga di lokasi pabrik bahan kimia yang terbakar, diduga menjadi sumber pencemaran air baku.

Petugas pemadam kebakaran berjaga di lokasi pabrik bahan kimia yang terbakar, diduga menjadi sumber pencemaran air baku.

Kabupaten Tangerang, Metrosiar

Sumber air baku milik perusahaan air minum Perumdam TKR Kabupaten Tangerang dan Aetra dilaporkan tercemar limbah kimia. Pencemaran ini diduga berasal dari pabrik bahan kimia yang terbakar pada Selasa, 10 Februari 2026.

Kondisi air sungai tampak keruh dan berubah warna, diduga terdampak pencemaran pascakebakaran pabrik bahan kimia.

Dampak pencemaran mulai dirasakan warga. Jayanto, salah satu warga yang tinggal di Perumahan Permata Tangerang, mengaku air PAM di rumahnya mengeluarkan bau menyengat sehingga ia dan keluarganya tidak berani menggunakannya untuk mandi.

Baca juga:  Bagaimana Cara Memperoleh Info Mudik Gratis Lebaran 2025? Ini Syarat Daftar
Sejumlah ikan ditemukan mati di aliran sungai yang diduga tercemar limbah kimia, memicu kekhawatiran warga sekitar.

Perusahaan air minum Aetra melalui pesan yang kami terima via WhatsApp pelanggan air minum menginformasikan adanya penurunan kualitas air minum dan sedang dalam penanganan.

Baca juga:  Usai Ramadan, Tradisi Dzikir Rajeg Bangkit Lagi! Ini Sosok di Baliknya
Informasi dari Aetra Tangerang terkait penurunan kualitas air baku akibat peningkatan polutan di Sungai Cisadane.

Sementara itu, Perumdam TKR melalui pesannya menginformasikan bahwa pelayanan air bersih tetap berjalan normal, aman, dan layak digunakan.

Pengumuman resmi Perumdam TKR Kabupaten Tangerang menyatakan pelayanan air bersih tetap berjalan normal dan aman digunakan.

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran warga yang berharap ada penanganan cepat serta kepastian kualitas air yang benar-benar aman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peran Perempuan Jadi Sorotan di Forum Kepolisian Dunia Bali
61 Unsur Bersiaga, Pengamanan Haul ke-68 Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani Dimatangkan
Polisi Datang Saat Sumur Warga Kering, Ini yang Terjadi di Sindang Panon
Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa
Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank
GMI Gebrak Banten, Kepengurusan Pemuda Resmi Terbentuk
Ada yang Teriak, Ada yang Ketawa! Keseruan Anak TK Saat Edukasi Damkar
Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 02:14 WIB

Peran Perempuan Jadi Sorotan di Forum Kepolisian Dunia Bali

Minggu, 20 September 2026 - 06:03 WIB

61 Unsur Bersiaga, Pengamanan Haul ke-68 Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani Dimatangkan

Rabu, 16 September 2026 - 08:39 WIB

Polisi Datang Saat Sumur Warga Kering, Ini yang Terjadi di Sindang Panon

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 8 September 2026 - 06:49 WIB

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Fotografer Dijebak Lewat Job Pemotretan, Motor dan Kamera Dirampas

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:51 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. (kanan) berdiskusi bersama Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. (kiri) dalam pembahasan Police Governance.

TNI POLRI

Wakapolri Bicara Transformasi Polri di Hadapan Jimly

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:15 WIB