Proyek Senilai Miliaran Dolar: Indonesia Segera Miliki 34 Pembangkit Listrik Berbahan Baku Sampah

Avatar photo

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Waste-to Energy ramai investasi asing. Prabowo beberkan 34 proyek dengan nilai miliaran dolar AS. (Foto: BPMI Setpres)

Proyek Waste-to Energy ramai investasi asing. Prabowo beberkan 34 proyek dengan nilai miliaran dolar AS. (Foto: BPMI Setpres)

Balikpapan, Metrosiar – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pemerintah untuk segera memulai 34 proyek Waste to Energy (WtE) yang mengubah sampah menjadi energi listrik.

Proyek-proyek ini disebut sangat penting untuk membersihkan sampah di perkotaan.

“Tahun ini dalam waktu dekat, saya diberi laporan kita akan mulai 34 proyek Waste to Energy, yaitu sampah kita ubah, kita bersihkan menjadi listrik. Ini sangat penting karena kita butuh sekarang membersihkan sampah kita dari kota-kota kita,” kata Prabowo saat meresmikan megaproyek kilang terintegrasi atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/26).

Baca juga:  Siap-siap! Dompet Terkuras Karena Kebijakan Baru di 2025

Menurutnya, penanganan sampah sudah sangat mendesak karena volumenya yang terus menumpuk dan berpotensi menimbulkan bencana. Ia menyoroti kegagalan selama bertahun-tahun dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif.

“Sampah itu sudah menumpuk luar biasa. Ini sudah akan menjadi bencana. Belasan tahun tidak bisa kita wujudkan proyek sampah yang baik,” ujarnya.

“Kita sekarang akan mulai 34 proyek, tendernya dibuka mungkin hari-hari ini. Tapi ini butuh waktu 2 tahun sampai berfungsi,” lanjut Prabowo.

Selain soal sampah, Prabowo juga membeberkan rencana percepatan hilirisasi industri.

Dalam beberapa minggu ke depan, pemerintah menargetkan dimulainya minimal enam hingga 11 proyek dengan nilai investasi sekitar 6 miliar dolar AS, yang juga akan melibatkan investasi besar dari luar negeri.

Baca juga:  Tips Hidup Minim Sampah Saat Perjalanan

Karena banyaknya investasi yang masuk, Prabowo menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, khususnya manajemen dan manajer muda, untuk mengelola proyek-proyek strategis tersebut secara optimal.

“Kita untuk itu harus bener-bener siapkan awak, siapkan management, siapkan manager-manager muda yang bisa menjaga, mengelola proyek-proyek ini,” ujarnya.

“Total kita butuh sampai industrialisasi yang bener mungkin rencananya mungkin 10 tahun sampai 15-20 tahun. Tapi kita ingin mempercepat. Saya sangat optimis ini bisa berjalan,” lanjut Prabowo.*

Editor : Nedu Wodo

Sumber Berita: presidenri.go.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti
Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Gerindra DPR RI Gerak Cepat, Salurkan 10.000 Paket Sembako dan Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian
Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW
AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!
Berita ini 22 kali dibaca
Pemerintah buka tender 34 proyek Waste-to-Energy (WtE) setelah bertahun-tahun tertunda. Proyek senilai miliaran dolar AS tersebut butuh SDM mumpuni yang akan mengelolanya untuk mengubah sampah jadi listrik, target beroperasi dalam 2 tahun.

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:29 WIB

Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti

Selasa, 29 September 2026 - 13:19 WIB

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Selasa, 29 September 2026 - 12:54 WIB

Gerindra DPR RI Gerak Cepat, Salurkan 10.000 Paket Sembako dan Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Pemerintahan

Lurah Kutabaru Purna Tugas, Pesan Haru Warga

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:34 WIB