Jakarta, Metrosiar — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan kloter pertama akan terbang ke Tanah Suci pada 22 April 2026. Dengan waktu yang semakin dekat, calon jemaah diminta mulai merapikan perlengkapan agar perjalanan ibadah berjalan nyaman dan tanpa hambatan.
Dikutip dari HimpuhNews pada laman websitenya bahwa persiapan utama adalah memastikan seluruh barang wajib sudah tersusun rapi dalam koper. Selain menjaga kelancaran ibadah, perlengkapan yang tepat juga membantu mobilitas selama berada di Arab Saudi yang dikenal bersuhu ekstrem dengan aktivitas ibadah yang padat.
1. Pakaian Harian: Sesuaikan dengan Cuaca Arab Saudi
Suhu panas terik di siang hari dan dingin menusuk pada malam hari membuat jemaah harus memilih pakaian yang nyaman, menyerap keringat, dan sesuai syariat.
Untuk pria:
- Kaos berbahan katun
- Celana panjang ringan
- Baju koko atau gamis
- Sarung
- Pakaian dalam & kaus kaki (7–10 hari)
- Jaket tipis atau sweater
- Sandal jepit & sepatu sandal nyaman
Untuk wanita:
- Baju muslimah putih untuk ihram
- Baju muslimah untuk aktivitas harian
- Pakaian ganti
- Jilbab nyaman
- Mukena
- Kaus kaki
- Jaket atau sweater
2. Pakaian Ihram: Wajib dan Harus Sesuai Ketentuan
Pria:
- Dua lembar kain putih tanpa jahitan. Disarankan membawa 2–3 set sebagai cadangan.
Wanita:
- Pakaian muslimah longgar, tidak transparan, menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Pilih bahan ringan agar nyaman saat thawaf dan sa’i.
3. Perlengkapan Mandi: Wajib Selalu Dibawa
Simpan perlengkapan mandi dasar dalam satu tas kecil yang mudah dijangkau. Kebersihan tubuh sangat penting, terutama di tengah suhu panas dan aktivitas padat.
4. Dokumen Penting: Jangan Sampai Ada yang Tertinggal
Simpan seluruh dokumen di wadah aman dan anti air. Berikut daftar yang wajib dibawa:
- Paspor & visa + fotokopi
- Foto identitas cadangan
- DAPIH
- Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH)
- Bukti vaksinasi
- Resep dokter
- Asuransi kesehatan
- Kontak darurat
- Buku manasik & doa
Simpan juga salinan digital di ponsel atau email.
5. Obat-Obatan & P3K: Penolong Saat Darurat Ringan
Meskipun layanan kesehatan tersedia, jemaah tetap disarankan membawa:
- Plester luka
- Hand sanitizer
- Antiseptik
- Kain kasa & peniti
- Gunting kecil
- Oralit
- Cotton bud
- Termometer
- Obat pribadi
- Pereda nyeri
- Obat batuk & diare
- Suplemen vitamin
6. Perlengkapan Tambahan: Membuat Perjalanan Lebih Nyaman
Barang ekstra yang sangat membantu selama di Tanah Suci:
- Kacamata hitam
- Sunscreen
- Kamera
- Sandal cadangan
- Barang pribadi sesuai kebutuhan
Persiapan matang sejak awal membuat perjalanan ibadah haji jauh lebih tenang. Calon jemaah dihimbau mulai mencicil perlengkapan dari sekarang agar tidak terburu-buru menjelang hari keberangkatan.
Sumber Berita: HimpuhNews









