Metrosiar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pemeriksaan terhadap Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah dilakukan dalam kapasitasnya sebagai pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), bukan sebagai jemaah haji 2024.
“Pemeriksaan saksi terhadap Saudara Ustaz KB didalami terkait pengetahuannya, karena yang bersangkutan merupakan pemilik biro perjalanan haji,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (15/9/25) dikutip Kompas.com.
Budi menjelaskan, penyidik menggali informasi dari Khalid mengenai mekanisme mendapatkan kuota haji tambahan serta pelaksanaan ibadah di lapangan.
Pemeriksaan ini, kata dia, penting untuk memperkuat pengungkapan kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
“Sehingga mendukung proses pengungkapan perkara terkait pengaturan kuota haji tambahan,” ucap Budi.
Sebelumnya, Khalid Basalamah sempat menyebut dirinya sebagai korban dari travel haji dan umrah PT Muhibbah Mulia Wisata milik Ibnu Mas’ud.
Hal itu disampaikannya usai pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (9/9/25).
“Saya kan sebagai jemaah di PT Muhibbah, punyanya Ibnu Mas’ud. Jadi, posisi kami ini sebenarnya korban dari PT Muhibbah yang dimiliki oleh Ibnu Mas’ud,” kata Khalid seperti diberitakan Kompas.com.
Ia menuturkan, awalnya hendak berangkat dengan kategori haji furoda. Namun, sebelum keberangkatan, Ibnu Mas’ud menawarkan untuk pindah menggunakan kuota khusus yang disebut resmi dari Kementerian Agama.
“Kami memang sudah berangkat setiap tahun dengan furoda. Tapi waktu itu, saat sudah bayar dan siap berangkat, Ibnu Mas’ud datang menawarkan menggunakan visa resmi dari Kemenag. Disebut kuota resmi,” ungkap Khalid.
Atas tawaran tersebut, ia bersama 122 jemaah Uhud Tour akhirnya berangkat melalui travel Muhibbah Mulia Wisata.
“Karena dibahasakan resmi dari Kemenag, kami terima, dan saya pun terdaftar sebagai jemaah di PT Muhibbah,” lanjutnya.
Khalid menambahkan, fasilitas yang diberikan dalam perjalanan tersebut serupa dengan haji furoda, berbeda dengan haji reguler.
“Fasilitasnya ya seperti furoda, langsung ke VIP karena pakai haji khusus tadi,” ucapnya.*
Editor : Wodo Ndaya Coya
Sumber Berita: Kompas.com









