Istana Klarifikasi Isu Food Tray MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Kenapa Bisa Terjadi?

Avatar photo

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi - Istana menegaskan belum ada temuan food tray MBG mengandung minyak babi dan siap lakukan uji BPOM untuk pastikan keamanan. (Instagram/badangzinasional.ri)

Foto ilustrasi - Istana menegaskan belum ada temuan food tray MBG mengandung minyak babi dan siap lakukan uji BPOM untuk pastikan keamanan. (Instagram/badangzinasional.ri)

Metrosiar – Istana Kepresidenan akhirnya angkat bicara terkait isu food tray atau ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut mengandung minyak babi.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan hingga kini belum ditemukan bukti adanya kandungan minyak babi pada food tray tersebut.

“Sejauh ini kita tidak menemukan, tapi kalau memang ada kekhawatiran soal itu, kita uji saja,” kata Hasan kepada wartawan di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/25).

Baca juga:  Isak Tangis Pecah di Desa Juara, Kecamatan Sekarak, Aceh Tamiang

Hasan menyampaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji material terhadap food tray MBG.

“Bisa diuji di BPOM, tadi saya sudah ketemu Bapak Kepala BPOM. Kepala BPOM bilang kita bisa ujikan untuk membuktikan itu tadi,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai isu yang beredar di media sosial sebelum ada hasil pemeriksaan resmi.

Menurutnya, pemerintah selalu memprioritaskan keamanan penerima manfaat MBG dalam pelaksanaan program.

Baca juga:  Niat Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia Menjadi Pertanyaan MUI

“Apalagi ini penerima manfaat MBG, pemerintah pasti akan mengutamakan keamanan, termasuk juga yang tadi soal isu-isu itu terhadap penerima manfaat ini,” ujarnya.

Sebelumnya, laporan Indonesia Business Product (IBP) menyebut adanya dugaan penggunaan minyak babi dalam pembuatan food tray MBG yang diimpor dari China.

Isu ini juga mendapat perhatian sejumlah organisasi pelajar yang mendesak Menteri Perdagangan agar mempertimbangkan penggunaan food tray buatan dalam negeri.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DMNG Tembus Wilayah Terpencil, Bantuan Gempa Ngada Diantar Langsung ke Warga Terdampak
Karel Maku Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa, Warga Nirmala dan Takatunga Terima Kepedulian Gerindra
Ribuan Jamaah Padati Alun-Alun Besuki, Sholawat Akbar PW Fast Respon Bikin Suasana Khidmat
TASPEN Peduli Tembus Wilayah Terdampak, Bantuan Kemanusiaan Langsung Diserahkan kepada Korban Gempa Ngada
Ganjar dan Risma Turun ke Ngada, PDIP Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Gempa
Lurah Kutabumi Buka Pintu, Awak Media Diajak Ngopi Bareng
Gerak Cepat Taspen untuk Korban Gempa Ngada, 5 Genset dan 300 Paket Sembako Disalurkan
NasDem Ngada Tancap Gas! 2 Ton Beras dan Ratusan Paket Bantuan Diserbu ke 15 Titik Korban Gempa
Berita ini 30 kali dibaca
Istana Kepresidenan menegaskan belum ditemukan bukti food tray program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengandung minyak babi. Kepala PCO Hasan Nasbi menyebut pengujian bisa dilakukan bersama BPOM untuk memastikan keamanan. Isu ini mencuat setelah laporan IBP dan desakan sejumlah organisasi pelajar agar penggunaan food tray beralih ke produksi dalam negeri.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:08 WIB

DMNG Tembus Wilayah Terpencil, Bantuan Gempa Ngada Diantar Langsung ke Warga Terdampak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Karel Maku Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa, Warga Nirmala dan Takatunga Terima Kepedulian Gerindra

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Ribuan Jamaah Padati Alun-Alun Besuki, Sholawat Akbar PW Fast Respon Bikin Suasana Khidmat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Ganjar dan Risma Turun ke Ngada, PDIP Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Gempa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Lurah Kutabumi Buka Pintu, Awak Media Diajak Ngopi Bareng

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kapal 2,6 Ton Narkoba Ternyata Bawa 1,57 Juta Rokok Ilegal

Rabu, 19 Agu 2026 - 19:37 WIB